INTERNASIONAL

Kesepakatan Damai AS-Iran Dapat Dukungan Dunia, Macron Desak Selat Hormuz Segera Dibuka

SOROTMATA.ID – Kesepakatan damai yang dicapai Amerika Serikat (AS) dan Iran mendapat sambutan positif dari berbagai pemimpin dunia. Setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan tersebut, sejumlah negara dan organisasi internasional menyatakan dukungannya terhadap upaya perdamaian yang dinilai dapat mengurangi ketegangan di Timur Tengah.

Presiden Prancis Emmanuel Macron menjadi salah satu pemimpin yang menyambut baik perkembangan tersebut. Ia menilai keberhasilan perundingan antara Washington dan Teheran merupakan hasil kerja diplomasi yang melibatkan banyak pihak selama beberapa waktu terakhir.

Melalui unggahan di media sosial yang dikutip Al Jazeera pada Senin (15/6/2026), Macron mengajak seluruh pihak untuk segera melaksanakan isi kesepakatan demi memastikan proses perdamaian berjalan sesuai rencana.

Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dapat menjalankan setiap poin yang telah disepakati demi mengakhiri konflik dan memulihkan stabilitas regional.

“Saya menyambut baik kesepakatan yang dicapai antara Amerika Serikat dan Iran, hasil dari upaya diplomatik yang melibatkan beberapa mitra. Saya menyerukan implementasi yang cepat dan penuh oleh semua pihak yang terlibat dalam konflik,” kata Macron.

Pernyataan tersebut menunjukkan komitmen Prancis untuk terus mendukung penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi. Macron juga menilai keberhasilan perundingan ini dapat menjadi titik balik penting dalam hubungan antara Washington dan Teheran setelah bertahun-tahun diwarnai ketegangan politik dan militer.

Pembukaan Selat Hormuz Jadi Prioritas

Selain menyambut kesepakatan damai, Macron menyoroti pentingnya pembukaan kembali Selat Hormuz. Jalur pelayaran strategis tersebut selama ini menjadi salah satu urat nadi perdagangan energi dunia dan memiliki peran vital bagi perekonomian global.

Macron mendesak agar Selat Hormuz segera dibuka kembali tanpa syarat. Menurutnya, langkah tersebut akan membantu memulihkan aktivitas perdagangan internasional sekaligus memberikan kepastian bagi pasar energi global.

“Perjanjian ini harus memungkinkan pembukaan kembali Selat Hormuz secara mendesak dan tanpa syarat, yang siap didukung oleh misi internasional yang dibentuk bersama Inggris. Sumber daya sudah tersedia dan siap dikerahkan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pembukaan jalur pelayaran tersebut akan memberikan dampak positif bagi stabilitas kawasan dan dunia.

“Pembukaan kembali lalu lintas maritim, tanpa batasan atau pungutan, sangat penting untuk stabilitas regional dan ekonomi global,” tambahnya.

PBB Sebut Kesepakatan Sebagai Momentum Perdamaian

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga menyambut baik perkembangan terbaru antara AS dan Iran. Organisasi internasional tersebut menilai kesepakatan damai ini membuka peluang baru bagi penyelesaian konflik yang lebih luas.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres melalui juru bicaranya, Stephane Dujarric, menyampaikan harapannya agar seluruh pihak memanfaatkan momentum tersebut untuk mendorong terciptanya perdamaian yang berkelanjutan.

“Sekretaris Jenderal berharap bahwa pihak-pihak terkait akan memanfaatkan momentum baru ini dan melipatgandakan upaya mereka menuju penyelesaian akhir konflik,” kata Guterres dalam pernyataan yang disampaikan Dujarric, seperti dilansir AFP.

Trump Umumkan Perdamaian dan Akhiri Blokade

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Washington dan Teheran telah mencapai kesepakatan damai. Trump menyatakan blokade militer AS di Selat Hormuz resmi berakhir sebagai bagian dari implementasi kesepakatan tersebut.

“Dengan ini saya sepenuhnya mengizinkan pembukaan Selat Hormuz tanpa biaya tol, dan, secara bersamaan, mengizinkan pencabutan segera blokade Angkatan Laut Amerika Serikat,” tulis Trump seperti dilansir CNN.

Trump kemudian menyampaikan pesan optimistis terkait pemulihan arus perdagangan energi dunia.

“Kapal-kapal di dunia, nyalakan mesin Anda. Biarkan minyak mengalir!” sambung Trump.

Pengumuman itu muncul tidak lama setelah Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyatakan bahwa AS dan Iran telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik. Trump kemudian mengonfirmasi informasi tersebut melalui platform Truth Social miliknya.

“Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai. Selamat kepada semua!” kata Trump.

Berdasarkan kesepakatan yang telah dicapai, Amerika Serikat dan Iran dijadwalkan menandatangani perjanjian damai secara resmi pada 19 Juni mendatang. Penandatanganan tersebut diharapkan menjadi langkah penting menuju berakhirnya konflik dan dimulainya fase baru hubungan kedua negara.

(*)

1.188 Tayangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *