Hadiri Pelantikan PKS Samarinda, Andi Harun Dorong Riset Politik Hadapi Konstetasi Demokrasi
SOROTMATA.ID – Riset politik disebut sebagai senjata baru partai dalam menghadapi kontestasi demokrasi. Hal itu disampaikan Wali Kota Samarinda, Andi Harun, saat menghadiri pelantikan pengurus baru Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Samarinda periode 2025–2030, Minggu (7/9/2025).
Menurut Andi Harun, partai politik tidak bisa lagi bertumpu pada cara-cara konvensional dalam meraih simpati publik. PKS, kata dia, perlu mengandalkan pendekatan berbasis data ilmiah untuk membaca kebutuhan masyarakat.
“Peningkatan suara dan kinerja partai politik itu perlu dilakukan berdasarkan riset. Riset ini harus berbasis sains, sosial, dan ekonomi. Dengan begitu, strategi yang disusun partai lebih tepat sasaran,” ucap Andi Harun dalam sambutannya.
Ia menekankan, riset politik tidak hanya penting untuk kepentingan partai dalam kontestasi, tetapi juga bermanfaat bagi pembangunan daerah. Dengan riset yang terukur, partai dapat berkontribusi dalam perumusan kebijakan publik.
“Riset ini jadi alat untuk menentukan strategi lapangan sekaligus memajukan Samarinda,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPD PKS Samarinda periode 2025–2030, Ismail Latisi, mengatakan pelantikan pengurus baru merupakan upaya memperkuat struktur partai yang diperbarui setiap lima tahun sekali.
“Posisi kita saat ini adalah mengabdi dengan penuh keikhlasan untuk bangsa, negara, dan khususnya masyarakat Samarinda,” kata Ismail di Sekretariat DPW PKS, Jalan M. Yamin, Samarinda.
Ismail menambahkan, setiap kader telah melalui pembinaan karakter, spiritual, hingga pemahaman tentang kontribusi nyata bagi masyarakat. Ia mengingatkan pengurus baru bahwa jabatan bukanlah sebuah kehormatan, melainkan amanah besar.
“Tanggung jawab ini tidak hanya di hadapan manusia, tetapi juga di hadapan Allah SWT,” tegasnya.
PKS Samarinda, lanjutnya, siap bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk partai politik lain dan pemerintah daerah, demi mendukung pembangunan kota. Sebagai ibu kota Kaltim sekaligus mitra strategis Ibu Kota Nusantara (IKN), Samarinda disebut menghadapi tantangan besar, mulai dari penanggulangan banjir hingga peningkatan kualitas SDM.
“Karena tugas ini tidak bisa dipikul sendirian, maka perlu bersama-sama mewujudkan Samarinda maju dan Kaltim maju,” ujarnya.
Kolaborasi yang kuat, tidak hanya di internal partai, tetapi juga dengan partai politik lain dan pemerintah kota Samarinda, guna mendukung dan mewujudkan pembangunan Kota Samarinda lebih baik kedepannya.
Sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan mitra strategis Ibu Kota Nusantara (IKN), kota Samarinda menghadapi tantangan besar seperti pembangunan infrastruktur, penanggulangan banjir, dan peningkatan sumber daya manusia.
“Karena tugas ini tidak dapat dipikul sendirian, maka perlu bersama-sama mewujudkan Samarinda maju dan Kaltim maju,” tegasnya.
Adapun pengurus inti PKS Kota Samarinda periode 2025-2030 adalah:
Ketua : Ismail Latisi
Sekretaris: Ardani Haji Busro
Bendahara : Witoyo
Ketua Bidang Kaderisasi Anggota Partai : Suhartanto
MPD PKS Samarinda
Ketua : Dimyati Musthofa
Sekretaris : Farrosih
DED PKS Samarinda
Ketua : Ahsanur Ahmad
Sektretaris : Zuraydi
(Redaksi)
