Donald Trump Kecam Serangan Rusia ke Ukraina
SOROTMATA.ID – Invasi Rusia ke Ukraina yang telah berlangsung selama tiga setengah tahun kembali menunjukkan eskalasi serius. Pada Minggu pagi (7/9), Rusia meluncurkan serangan udara terbesar dalam beberapa bulan terakhir yang menghantam ibu kota Ukraina, Kyiv. Sedikitnya dua orang dilaporkan tewas dan sejumlah bangunan mengalami kerusakan parah.
Layanan darurat Ukraina mengatakan serangan pesawat tak berawak juga merusak beberapa gedung bertingkat di Kyiv.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengecam serangan yang dilakukan Rusia.
Trump mengatakan siap menambahkan sanksi terbaru kepada Rusia.
“Ini sungguh bencana kemanusiaan yang mengerikan. Saya tidak senang dengan apa yang terjadi di sana, saya katakan. Saya pikir semuanya akan beres,” kata Trump kepada wartawan, seperti diberitakan Al Jazeera.
Komentar Trump muncul beberapa jam setelah dia mengindikasikan kesiapan AS untuk meningkatkan sanksi terhadap Rusia. Ketika ditanya apakah dia siap beralih ke “tahap dua” sanksi atas Rusia, Trump mengaku siap.
“Ya, saya siap,” ujar Trump tanpa penjelasan lebih lanjut.
Di kesempatan terpisah, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan sanksi yang lebih keras, termasuk tindakan sekunder yang menargetkan pembeli minyak Rusia, dapat melumpuhkan ekonomi Rusia dan memaksa Presiden Vladimir Putin ke meja perundingan.
“Kami siap meningkatkan tekanan terhadap Rusia, tetapi kami membutuhkan mitra (negara-negara) Eropa untuk mengikuti kami,” ungkap Bessent.
“Kita sekarang berada dalam persaingan antara seberapa lama militer Ukraina dapat bertahan dan seberapa lama ekonomi Rusia dapat bertahan,” imbuhnya.
Menurut Bessent, jika AS dan Uni Eropa bisa menerapkan lebih banyak sanksi, termasuk tarif sekunder terhadap negara-negara pembeli minyak Rusia, maka ekonomi Rusia bisa benar-benar runtuh.
(*)
