INTERNASIONAL

AS Sebut Jalur Diplomasi dengan Iran Masih Terbuka, Teheran Tegaskan Belum Akan Berunding

SOROTMATA.ID   – Ketegangan antara Amerika Serikat dengan Iran kembali memanas usai kedua negera itu seling serang dalam beberapa waktu terakhir.

Di tengah konflik yang masih terus berlanjut, Pemerintah Amerika Serikat menegaskan bahwa peluang penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi dengan Iran masih terbuka

Gedung Putih menyebut komunikasi dengan Teheran tetap berlangsung sebagai bagian dari upaya mencari jalan keluar dari konflik yang berkepanjangan.

Pernyataan tersebut disampaikan Gedung Putih pada Kamis (16/7) waktu setempat, ketika situasi keamanan di kawasan Timur Tengah kembali menjadi sorotan menyusul meningkatnya ketegangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran.

Trump Masih Membuka Ruang Diplomasi

Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengatakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tetap memberikan ruang bagi upaya diplomatik.

Namun, menurutnya, pendekatan tersebut harus berjalan beriringan dengan sikap tegas terhadap tindakan yang dinilai mengancam kepentingan Amerika Serikat.

“Presiden akan meminta pertanggungjawaban mereka ketika mereka mengingkari kata-kata yang mereka sampaikan kepada Amerika Serikat,” kata Leavitt saat berbicara kepada wartawan di Gedung Putih pada Kamis (16/7) waktu setempat.

Pernyataan itu menegaskan bahwa pemerintahan Trump tetap membuka peluang dialog, tetapi tidak akan mengabaikan tindakan Iran apabila dinilai bertentangan dengan komitmen yang telah disampaikan kepada Washington.

Klaim Iran Ingin Mencapai Kesepakatan

Dalam kesempatan yang sama, Leavitt juga mengklaim bahwa pemerintah Iran telah menunjukkan keinginan untuk menyelesaikan ketegangan melalui sebuah kesepakatan dengan Amerika Serikat.

“Mereka telah menyatakan keinginan untuk mencapai kesepakatan kepada Presiden. Kami sedang berkomunikasi dengan mereka, namun sekali lagi, Presiden tidak akan membiarkan mereka menembaki kapal-kapal di Selat tersebut tanpa menanggung konsekuensinya,” ucapnya.

Pernyataan tersebut merujuk pada serangan terhadap kapal-kapal di kawasan Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia. Menurut Gedung Putih, tindakan semacam itu tetap akan mendapat respons dari Amerika Serikat meskipun komunikasi diplomatik masih berlangsung.

Iran Tegaskan Tak Akan Berunding dengan AS

Sementara itu sebelumnya, Pemerintah Iran menolak membuka ruang perundingan dengan Amerika Serikat setelah Washington melancarkan gelombang serangan terbaru terhadap sejumlah target di wilayah Iran.

Teheran menegaskan saat ini prioritas utama mereka adalah mempertahankan negara dan menghadapi dampak dari operasi militer yang dilakukan AS.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan Iran tidak memiliki agenda untuk melakukan pembicaraan dengan Amerika Serikat dalam situasi saat ini.

“Saat ini kami tidak memiliki rencana untuk bernegosiasi dan tetap fokus pada pertahanan negara,” kata Esmaeil Baghaei.

Baghaei menyatakan Iran tidak akan menjalankan perjanjian atau kesepakatan apa pun apabila Amerika Serikat dianggap telah melanggar kewajibannya. Ia menilai AS sejak awal telah mengabaikan komitmen yang berkaitan dengan gencatan senjata dan kesepakatan sebelumnya.

“Ini adalah sebuah prinsip, dan kami akan terus berpegang teguh pada hal tersebut,” ujar Baghaei.

Menurut Baghaei, Iran hanya akan memenuhi kewajiban internasionalnya apabila pihak lain juga menunjukkan kepatuhan yang sama. Ia menegaskan bahwa Teheran tetap berpegang pada prinsip timbal balik dalam menjalankan setiap komitmen.

“Komitmen kami tetap berlaku hanya selama pihak lain memenuhi janji mereka,” katanya.

Ia menambahkan Iran telah mengambil langkah untuk menghentikan pelaksanaan sebagian kewajibannya setelah Amerika Serikat dinilai gagal memenuhi tanggung jawabnya dalam perjanjian sementara melalui Nota Kesepahaman (MoU).

“Setelah pihak lain melanggar kewajibannya. Kami juga menahan diri untuk tidak melaksanakan kewajiban kami di area mana pun yang diharuskan,” imbuhnya.

(*)

1.124 Tayangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *