POLITIK

Penyusunan Perppu UU Pemilu, Nomor Urut Partai Tidak Diubah

SOROTMATA.ID – Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) terhadap UU Pemilu tengah disusun Pemerintah, DPR dan penyelenggara pemilu.

Hal ini merupakan dampak pembentukan daerah otonomi baru (DOB) Papua.

Salah satu poin yang menjadi pembahasan adalah nomor urut partai di Pemilu 2024 tidak diubah.

Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia mengatakan, nomor urut partai yang lolos ke parlemen tidak diubah dari pemilu sebelumnya. Hal itu menjadi kesepakatan bersama.

“Kita sepakat bahwa partai-partai yang kemarin lolos di Pemilu 2019, itu nomor urutnya tetap,” katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/11).

Sementara, nomor urut untuk partai politik yang tidak berada di parlemen harus diundi kembali.

“Yang lain nanti akan diundi,” ujarnya.

Doli menyebut selain isu nomor urut, ada lima isu yang akan masuk dalam Perppu. Yaitu penambahan jumlah anggota DPR karena bertambahnya provinsi di Papua, jumlah daerah pemilihan diubah, masa jabatan KPU daerah, serta lamanya penetapan daftar caleg tetap (DCT) dengan masa kampanye.

“Ada sekitar lima isu yang kemarin kita diskusikan,” terang politikus Golkar ini.

Diketahui, sebelumnya usulan tidak berubahnya nomor urut partai politik Pemilu 2024 dan berikutnya telah disuarakan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Usulan tersebut Megawati sampaikan langsung ke Komisi Pemilihan Umum.

Presiden kelima RI ini menyampaikan usulan di hadapan petinggi KPU dan Bawaslu, serta Presiden Joko Widodo di saat pelantikan Abdullah Azwar Anas sebagai menteri di Istana Merdeka beberapa waktu lalu.

“Jadi dari pihak PDI Perjuangan, kami mengusulkan kepada KPU untuk melihat kembali, karena ini mengikat dengan masalah perundangan, tapi pengalaman dua kali pemilu, sebenarnya yang namanya tanda gambar itu, nomor itu, sebenarnya saya katakan kepada bapak presiden dan ketua KPU dan Bawaslu, bahwa itu terlalu menjadi beban bagi partai. Kan secara teknis, itu kan harus ganti lagi dengan bendera atau alat peraga yang begitu banyak,” kata Megawati dikutip dari siaran pers pada Sabtu (17/9) lalu.

(*)

1.131 Tayangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *