Lawan Perdana Indonesia di Piala Dunia U-17 2025, Zambia U-17 Resmi Umumkan 21 Pemain, Diperkuat Dua Pemain Abroad
SOROTMATA.ID – Tim nasional Zambia U-17 akhirnya mengumumkan daftar 21 pemain final yang akan berlaga di Piala Dunia U-17 2025 di Qatar. Skuad berjulukan Junior Chipolopolo itu akan menjadi lawan pertama Timnas Indonesia U-17 pada pertandingan pembuka Grup H, yang dijadwalkan berlangsung di Lapangan 7 Aspire Zone, Al Rayyan, Selasa (4/11/2025) pukul 22.45 WIB.
Pengumuman skuad dilakukan oleh Federasi Sepak Bola Zambia (FAZ) pada Sabtu (1/11/2025) malam waktu setempat, hanya tiga hari sebelum laga perdana melawan Indonesia.
Langkah ini sekaligus menandai berakhirnya fase persiapan panjang Zambia di bawah pelatih Dennis Makinka, yang sebelumnya membawa 25 pemain untuk menjalani pemusatan latihan di Lusaka sebelum bertolak ke Doha.
Namun, sesuai regulasi FIFA, setiap negara peserta hanya boleh mendaftarkan maksimal 21 pemain. Alhasil, empat pemain harus tersisih dari daftar akhir sebuah keputusan yang diakui Makinka sebagai salah satu momen paling berat dalam masa jabatannya sebagai pelatih tim muda Zambia.
Empat nama yang tidak masuk daftar akhir adalah Caleb Musonda, Pablo Ndalama, Mike Mutale, dan Gabriel Phiri.
Keempatnya disebut telah berlatih keras selama persiapan, namun akhirnya tak terpilih karena pertimbangan kebutuhan taktis dan keseimbangan skuad.
“Sayangnya, keputusan sulit harus diambil. Kami hanya bisa membawa 21 pemain ke Qatar, Kami dengan berat hati melepas Caleb, Pablo, Mike, dan Gabriel. Tapi saya percaya mereka tetap punya masa depan cerah untuk tim nasional.” ujar Makinka dalam keterangan resmi FAZ.
Makinka juga memberi pesan menyentuh kepada para pemain muda yang tersingkir agar tetap menjaga semangat mereka.
“Saya hanya ingin mendorong para pemain saya agar tidak kehilangan fokus setelah tidak masuk dalam daftar 21 pemain akhir. Ini bukan akhir perjalanan mereka,” lanjut pelatih berusia 51 tahun tersebut.
Dari 21 nama yang terpilih, sebagian besar pemain Zambia U-17 berasal dari klub-klub domestik.
Klub Kafue Celtic FC menjadi penyumbang terbanyak dengan empat pemain, disusul oleh Red Arrows FC dan Nkwazi FC masing-masing dua pemain.
Namun yang paling mencuri perhatian adalah kehadiran dua pemain abroad atau pemain yang berkarier di luar negeri, yakni Felix Phiri dan Lukonde Mwale.
Felix saat ini bermain untuk Alashkert FC di Armenia, sedangkan Lukonde menimba ilmu di SV Huesca FC, akademi asal Spanyol yang juga pernah menjadi rumah bagi sejumlah pemain muda Eropa.
Menurut catatan FIFA, Lukonde Mwale sebelumnya sempat tercatat sebagai pemain akademi Malaga FC sebelum pindah ke Huesca pada awal 2025.
Kehadiran dua pemain luar negeri ini dianggap dapat meningkatkan kualitas dan pengalaman tim Zambia, terutama menghadapi laga pembuka yang berat melawan Indonesia.
“Kami bangga memiliki pemain yang sudah berpengalaman di luar negeri. Mereka membawa gaya bermain yang lebih modern dan disiplin taktik yang baik,” ujar Makinka.
Skuad Zambia U-17 kali ini dihuni kombinasi pemain bertalenta yang dikenal memiliki kecepatan dan kekuatan fisik khas Afrika.
Kapten tim, Gift Mulenga, dipercaya menjadi jangkar di lini tengah, sementara Benson Chirwa dan David Banda akan menjadi andalan di lini depan.
Di sektor belakang, Emmanuel Zulu disebut sebagai salah satu bek muda terbaik di turnamen Afrika U-17 2024, dan kini siap unjuk gigi di panggung dunia.
Zambia datang ke Qatar dengan status juara ketiga Piala Afrika U-17 2024, setelah tampil impresif dengan gaya menyerang cepat dan pressing tinggi.
Kekuatan inilah yang akan menjadi ujian berat bagi anak asuh pelatih Bima Sakti di laga pembuka Grup H.
Pertandingan Indonesia melawan Zambia menjadi penentu langkah awal di Grup H yang juga dihuni oleh Brasil dan Spanyol dua kekuatan besar sepak bola dunia.
Kemenangan di laga pembuka akan memberi kepercayaan diri besar bagi kedua tim untuk menatap dua laga berat berikutnya.
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti, sebelumnya menilai Zambia sebagai tim yang tidak bisa diremehkan.
Timnas Indonesia sendiri dipastikan menurunkan skuad terbaik, termasuk para pemain yang baru kembali dari program pelatihan di Eropa.
Pertandingan kontra Zambia akan menjadi ajang pembuktian sejauh mana Garuda Muda mampu beradaptasi dengan tekanan turnamen sekelas Piala Dunia.
Duel Indonesia U-17 vs Zambia U-17 pada Selasa malam mendatang diprediksi berlangsung sengit.
Zambia membawa semangat kontinental Afrika, sementara Indonesia membawa dukungan 270 juta rakyat yang menanti momen bersejarah di ajang bergengsi FIFA.
(Redaksi)
