BERITA

Soal Gelora Tolak PKS Gabung Koalisi, Gibran Sebut Keputusan Tunggu Presiden Terpilih

SOROTMATA.ID – Sikap Partai Gelora yang menolak kehadiran Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk bergabung dalam koalisi pemerintahan presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menjadi perbincangan belakangan ini.

Hal ini lantas mendapat tanggapan dari Gibran. Ia menyebut seluruh keputusan terkait partai mana saja yang bergabung dengan koalisi, berada di tangan Prabowo.

“Keputusannya nunggu Pak Presiden terpilih. Ya waktunya masih panjang (PKS untuk gabung),” kata Gibran dilansir dari Kompas.tv

Putra sulung Presiden Joko Widodo itu mengataka saat ini belum ada keputusan yang tetap, karena dinamika pembentukan koalisi masih amat cair.

“Ya untuk sekarang semuanya masih cair. Dibicarakan nanti lagi,” katanya.

Ia mengaku ingin merangkul sebanyak mungkin partai politik (parpol) dalam pemerintahannya nanti.

“Semuanya dirangkul. Semuanya kita anggap teman. Masih cair. Tenang aja. Baik-baik banget (koalisi). Enggak. Santai aja. Semuanya baik-baik aja,” katanya.

Sebagaimana diberitakan sebelumya, Sekretaris Jenderal Partai Gelora Mahfuz Sidik mengatakan pihaknya menolak bila PKS bergabung ke Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengusung pemerintahan Prabowo-Gibran.

Menurut dia, PKS kerap menyerang dalam proses kampanye Prabowo-Gibran, sehingga tak elok bila mereka masuk ke dalam koalisi.

“Seingat saya selama proses kampanye, di kalangan PKS banyak muncul narasi sangat ideologis dalam menyerang sosok Prabowo-Gibran,” kata Mahfuz dalam keterangannya, Minggu (28/4/2024).

“Jika sekarang PKS mau merapat karena alasan proses politik sudah selesai, apa segampang itu PKS bermain narasi ideologisnya? Apa kata pendukung fanatiknya? Sepertinya ada pembelahan sikap antara elite PKS dan massa pendukungnya,” pungkas.

(*)

1.074 Tayangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *