NASIONAL

Ketua KPK Firli Bahuri Sowan ke Kapolri, Novel Baswedan Nilai Ada Ketakutan Diproses Hukum

SOROTMATA.ID – Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan turut memberikan tanggapannya terkait dengan sowan Ketua KPK Firli Bahuri ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Novel mengatakan, sowan yang dilakukan Firli adalah bentuk ketakutan terhadap proses hukum yang saat ini tengah diproses Polri.

“Saya yakin bahwa sowan Firli kepada Kapolri tersebut menunjukkan Firli ketakutan karena kejahatannya yang sedang diproses oleh Polri atas laporan banyak pihak,” ujar Novel saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis, Kamis (20/4).

Diketahui saat ini Firli dilaporkan ke kepolisian karena diduga membocorkan dokumen hasil penyelidikan KPK di Kementerian ESDM kepada pihak berperkara.

Namun demikian, Novel meyakini perkara yang menyangkut Firli tetap akan di proses Polri sebab perbuatan pembocoran data yang diduga dilakukan oleh Firli merupakan kejahatan serius.

“Saya yakin upaya Firli untuk menemui Kapolri tersebut tidak membuat perkara yang bersangkutan tidak diproses, karena perbuatan pembocoran data yang diduga dilakukan oleh Firli merupakan kejahatan serius, bahkan sudah diketahui publik,” kata  Novel.

Novel yang kini berstatus sebagai ASN di Polri tidak percaya dengan alasan yang disampaikan Firli terkait kunjungannya ke Kapolri guna menguatkan sinergitas pemberantasan korupsi antarkedua lembaga.

Ketidakpercayaan itu dilatarbelakangi oleh sikap Firli yang mengabaikan surat Kapolri tertanggal 29 Maret 2023 perihal perintah perpanjangan penugasan untuk Brigjen Endar Priantoro sebagai Direktur Penyelidikan KPK.

“Hal tersebut tidak akan terjadi bila ada rasa saling menghormati. Padahal, dalam masalah tersebut Kapolri hanya melaksanakan proses administrasi rutin untuk perpanjangan masa tugas di KPK. Sebaliknya, justru Firli yang melanggar hukum dan peraturan kepegawaian KPK sendiri,” ucap Novel.

Diketahui, Novel sebelumnya Firli menemui Listyo di Rumah Dinas Kapolri yang berada di Jakarta Selatan pada Minggu (16/4). Pertemuan berlangsung sekitar satu jam sejak pukul 16.30 hingga 17.30 WIB.

Dalam keterangannya, Firli tidak menjelaskan secara rinci topik yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Ia hanya menyatakan hubungan KPK dengan Polri saat ini tetap harmonis terkait kegiatan pemberantasan korupsi.

“KPK dan Polri memiliki tujuan yang sama yaitu mewujudkan tujuan negara. KPK dan Polri bahu-membahu bersinergi memberantas korupsi,” kata Firli.
(*)

1.084 Tayangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *