DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi
SOROTMATA.ID – Komitmen untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di Kota Samarinda terus mendapat perhatian dari DPRD Kota Samarinda.
Melalui Komisi III, lembaga legislatif tersebut mendorong Pemerintah Kota Samarinda agar segera mengoperasikan aplikasi BISA (Basis Informasi Sampah) sebagai salah satu upaya memperkuat tata kelola sampah berbasis masyarakat dengan dukungan teknologi informasi.
Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Muhammad Ardiansyah, menilai kehadiran aplikasi BISA akan memberikan manfaat besar dalam mendukung pengelolaan sampah yang lebih terukur, transparan, dan terintegrasi.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi menjadi langkah penting untuk meningkatkan efektivitas program pengelolaan sampah yang selama ini dijalankan melalui bank sampah di berbagai wilayah kota.
Sistem Pemantauan Bank Sampah Secara Real Time
Aplikasi BISA dirancang sebagai sistem yang mampu memantau aktivitas bank sampah secara terpusat dan real time.
Melalui platform tersebut, pemerintah dapat memperoleh data yang lebih akurat mengenai jumlah sampah yang berhasil dikumpulkan dan diolah oleh masyarakat.
Ardiansyah menegaskan bahwa penggunaan teknologi informasi akan memberikan dampak positif terhadap pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Ia menyebut sistem digital dapat membantu pemerintah dan masyarakat dalam mengelola data secara lebih efektif.
“Dengan memanfaatkan teknologi informasi, akan semakin memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat,” kata Ardiansyah.
Menurutnya, keberadaan aplikasi tersebut juga akan memudahkan pemerintah dalam melakukan evaluasi terhadap program pengelolaan sampah yang berjalan di setiap wilayah.
Menjadi Dasar Penyusunan Kebijakan
Selain berfungsi sebagai alat pemantauan, aplikasi BISA juga akan menyediakan data bulanan terkait volume sampah yang dikelola oleh bank sampah di seluruh Kota Samarinda. Data tersebut dinilai sangat penting karena dapat menjadi dasar dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
“Aplikasi ini akan membantu kita melihat data bulanan sampah, sehingga dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan yang lebih tepat,” ujarnya.
Ardiansyah berharap aplikasi tersebut segera dioperasikan sehingga seluruh kelurahan di Samarinda dapat memanfaatkan sistem yang tersedia untuk memantau perkembangan pengelolaan sampah di wilayah masing-masing.
“Jadi setiap kelurahan yang ada di Kota Samarinda bisa memonitor setiap hari atau bulan berapa jumlah sampah yang bisa diolah mereka,” pungkasnya.
Melalui penerapan aplikasi BISA, DPRD Samarinda berharap pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
(dprdsmd/adv)
