PDIP Respon Koalisi Indonesia Maju Bentukan Prabowo dengan Partai Pengusungnya
SOROTMATA.ID — Ketua Umum Partai Gerindra yang juga bakal capres, Prabowo Subianto, mengumumkan nama koalisi keempat partai politik (parpol) pengusungnya sebagai Koalisi Indonesia Maju.
Koalisi Indonesia maju merupakan gabungan dari empat parpol yakni Partai Gerindra, PAN, PKB dan Golkar untuk menghadapi pilpres 2024.
Nama Koalisi Indonesia Maju ini lantas mendapatkan tanggapan dari Ketua DPP PDI Perjuangan atau PDIP Djarot Saiful Hidayat.
Djarot mengatakan pihaknya menghormati pilihan nama koalisi yang dipilih keempat parpol tersebut.
“Itu kan otonomi dari beliau, ya silakan saja, enggak apa-apa. Enggak masalah, kita hargai kita hormati, silakan,” kata Djarot di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (29/8/2023) dilandir dari Kompas.tv
Menurut dia, pemilihan nama koalisi tersebut bukan sebuah representasi atau penunjukan dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
“Pak Jokowi kan dekat dengan siapa saja, ya otomatis dengan Pak Prabowo (Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto) karena beliau Menteri Pertahanan dekat. Dengan Pak Sandi (Sandiaga Uno) juga dekat, dengan Pak Erick (Erick Thohir) juga dekat, dengan menteri-menterinya juga dekat, Pak Jokowi dengan Ibu Mega (Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri) juga sangat dekat.” beber Djarot.
“Semuanya dekat, sangat dekat seperti satu keluarga besar. Jadi ya kedekatan, begitulah pemimpin yang bisa dekat dengan siapa pun juga,” lanjutnya.
Selain itu, lanjut Djarot, Presiden Jokowi juga sudah menegaskan kalau dia bukan seorang ketua umum parpol.
“Pak Jokowi sudah sampaikan bahwa beliau itu bukan ketua umum partai. Jadi beliau sebagai Presiden Republik Indonesia.”
“Sehingga tidak mengintervensi atau ikut campur tangan terhadap kedaulatan masing-masing partai politik. Susah jelas kan,” katanya.
Seperti diketahui, Partai Gerindra, PKB, Partai Golkar, PAN, dan PBB yang mengusung Prabowo sebagai bakal calon presiden, sepakat menamai koalisi mereka Koalisi Indonesia Maju.
Koalisi ini disebut punya semangat meneruskan perjuangan dan kepemimpinan Presiden Jokowi.
(*)
