POLITIK

Soal Rencana Prabowo Bentuk Presidential Club, Cak Imin: Sudah Waktunya Melupakan Perbedaan dan Konflik

SOROTMATA.ID – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)  Muhaimin Iskandar atau Cak Imin merespon positif wancana Presiden terpilih Prabowo Subianto membentuk Presidential Club.

Cak Imin menyebut jika rencana tersebut sangat relevan, meski hubungan SBY dan Megawati kurang harmonis.

Namun menurut Cak Imin, sudah saatnya semua eleman bangsa untuk bersatu dengan damai dan melupakan konflik internal.

“Presidensial klub tentu positif, DNA itu hendaknya bisa lebih produktif sehingga terjadi keberlanjutaan dari pengalaman dan kegagalan,” ujar Cak Imin  dilansur dari Kompas.tv.

“Pengalaman tidak boleh diabaikan, kegagalan jangan diulang, jangan pernah kita terperosok lubang yang sama sehingga diantara pelajaran-pelajaran yang sudah dilalui bisa jadi modal.”

“Ya mestinya memungkinkan karena seiring dengan waktu kan sudah waktunya melupakan perbedaan dan konflik yang produktif,” pungkas Cak Imin.

Diberitakan sebelumnya Presiden terpilih Prabowo Subianto akan membentuk ‘Presidential Club’ yang diisi para mantan Presiden Republik Indonesia (RI) yang masih hidup sampai saat ini.

Hal ini sebagaiamana disampaikan juru bicara Prabowo Subianto,  Dahnil Azhar Simanjuntak.

Dahnil Azhar menegaskan Presidential Club ini bukan intitusi, melainkan semua mantan Presiden Indonesia yang masih hidup saat ini.

“Presidential Club itu istilah saya saja, bukan institusi. Ya, [isinya] semua mantan Presiden kita yang masih ada,” kata Dahnil, Jumat (3/5).

Dahnil menjelaskan pembentukan Presidential Club ini supaya para mantan presiden bisa tetap rutin bertemu dan berdiskusi tentang masalah-masalah strategis kebangsaan.

Sehingga, sambungnya, silaturahmi kebangsaan tetap terjaga dan menjadi teladan.

Dahnil mengatakan Prabowo berharap para pemimpin di Indonesia bisa kompak, rukun, guyub memikirkan dan bekerja untuk kepentingan rakyat. Semua itu, katanya, terlepas dari perbedaan pandangan politik dan sikap politik.

“Insyaallah pada waktunya, Pak Prabowo pasti bertemu dengan Pak Jokowi [Presiden ke-7 RI], Pak SBY [Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono], dan Bu Megawati [Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri] secara bersama-sama,” kata Dahnil.

(*)

1.020 Tayangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *