BERITANASIONAL

Zulkifli Hasan Sambut Positif Program Cek Kesehatan Gratis untuk Masyarakat

SOROTMATA.ID – Pemerintah saat ini telah meluncurkan program cek kesehatan gratis untuk masyarakat.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan akses yang lebih mudah terhadap layanan kesehatan berkualitas.

Budi mengatakan anggaran program ini di tahun 2025 telah dialokasikan sebesar Rp4,7 triliun.

“Setiap tahun pasti ada alokasi anggaran. Tahun ini Rp4,7 triliun,” kata Budi, Senin (10/2/2025) dikutip dari CNNIndonesia.

Program ini disambut positif Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas).

Zulhas mengatakan tindakan pencegahan penyakit itu jauh lebih baik. Oleh karenanya pemeriksaan kesehatan ini merupakan hal yang sangat penting.

“Upaya preventif jauh lebih baik, jadi sebelum sakit kita sudah bisa memeriksa kesehatan,” kata Zulhas, Surabaya pada Senin (10/2/2025).

CKG sendiri merupakan wujud pelaksanaan amanat UUD 1945 untuk memajukan kesejahteraan umum, terutama pasal 28 H, yakni setiap warga negara berhak memperoleh pelayanan kesehatan.

Pada kesempatan itu, Zulhas pun berkesempatan mengobrol dengan pengunjung yang datang memeriksakan kesehatan, termasuk para ibu hamil. Dirinya mengingatkan, kondisi stunting atau kurang gizi pada bayi bisa dicegah sejak dini, ketika masih dalam kandungan.

“Jadi diperhatikan gizinya, nanti bisa terus dipantau perkembangan kandungan serta setelah melahirkan. Pola makannya juga bisa dijaga,” ujar Zulhas.

Untuk diketahui, pemerintah telah meluncurkan program pemeriksaan kesehatan gratis bagi Warga Negara Indonesia (WNI).

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan, melakukan deteksi dini berbagai penyakit, serta menekan angka kecacatan dan kematian akibat kondisi medis yang tidak terdeteksi sejak awal.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan anggaran program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tahun 2025 telah dialokasikan sebesar Rp4,7 triliun.

“Setiap tahun pasti ada alokasi anggaran. Tahun ini Rp4,7 triliun,” kata Budi.

Anggaran itu akan digunakan untuk pengadaan fasilitas kesehatan memadai di puskesmas-puskesmas seluruh Indonesia. Seperti alat pemindaian ultrasonografi [USG], dan elektrokardiografi [EKG] untuk pemeriksaan organ jantung.

“Nanti akan datang alat medis itu (bertahap). Kita sudah ngasih alat USG. Kita akan kasih lagi EKG buat cek jantung, kemudian reagen untuk cek gula darah,” ucapnya.

 

(*)

1.047 Tayangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *