KPK Suarakan Ajakan Netralitas dalam Menyongsong Pemilu 2024
SOROTMATA.ID — Sepekan lagi, tepatnya pada 14 Februari 2024, Indonesia akan menggelar pemilihan umum (Pemilu) serentak.
Rakyat Indonesia akan memilih para calon pemimpinnya, bak legislatif tingkat daerah hingga nasional, dan juga pemilihan presiden (Pilpres).
Menyongsong pesta demokrasi lima tahunan ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak seluruh pihak agar turut serta mensukseskan gelaran pemilu.
“KPK merasa menjadi bagian dari bangsa Indonesia yang turut serta memiliki tanggung jawab untuk memastikan pelaksanaan pemilu ini terbebaskan dari praktek money politic dan benturan kepentingan,” ujar Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dalam konferensi pers KPK pada Rabu (2/7/2024).
Lanjut Nurul Ghufron mengimbau seluruh pihak baik pemerintah, penyelenggara, peserta pemilu menghindarkan politik uang maupun politik transaksional
“KPK mengingatkan kepada seluruh pihak baik pemerintah, penyelenggara, peserta maupun pemilih (rakyat) agar melaksanakan pemilihan umum ini dengan azaz jujur, adil dan berintegritas dengan menghindarkan politik uang maupun politik transaksional,” ujarnya.
Nurul Ghufron juga mengingatkan kepada seluruh penyelenggara negara agar menjauhi praktek benturan kepentingan.
“KPK juga mengingatkan kepada seluruh insan KPK, ASN, dan segenap aparatur negara untuk menjaga netralitas dalam menjalankan tugas sehari-hari dengan menghindari sikap dan perilaku yang memihak kepada salah satu peserta pemilu,” ujarnya.
Ia mengajak sepada seluruh masyarakat untuk mendukung pelaksanaan pemilu yang kondusif dan terhindar dari praktek-praktek tindan pidana korupsi.
“Kami menghimbau jika menemukan adanya dugaan tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan pemilu, agar dapat menyampaikan laporan pengaduan kepada KPK,” pungkasnya.
(*)
