Israel Mencegat Armada Global Sumud Flotilla, Erdogan Sebut Sebagai Tindakan Pembajakan
SOROTMATA.ID – Israel kembali mendapat sorotan internasional setelah mencegat armada Global Sumud Flotilla, yang berusaha menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza.
Armada yang terdiri dari sekitar 45 kapal, termasuk kapal yang membawa aktivis internasional, dihalau oleh pasukan Israel pada Rabu (1/10)
Kapal yang membawa aktivis Swedia, Greta Thunberg, juga termasuk di antara yang dicegat dalam upaya untuk menembus blokade yang telah diberlakukan Israel terhadap Gaza selama bertahun-tahun.
Misi ini bertujuan untuk memberikan bantuan di tengah krisis kemanusiaan yang melanda Gaza, yang telah dilaporkan oleh PBB sebagai wilayah yang mengalami kelaparan parah akibat blokade tersebut.
Pencekalan armada Global Sumud Flotilla oleh Isrel ini lantas mendapay kecama dari Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Erdogan menyebut pencegatan kapal bantuan masuk Gaza oleh tentara Israel sebagai tindakan pembajakan.
Dalam pidatonya di Turki, Erdogan mengatakan bahwa tindakan itu sebagai bukti bahwa Israel dalam kondisi yang sangat panik untuk menyembunyikan kejahatannya.
“Pemerintah Netanyahu yang melakukan genosida tidak dapat menoleransi sekecil apa pun peluang perdamaian untuk terwujud,” kata Erdogan dilansir Al Jazeera, Kamis (2/10/2025).
Erdogan mengatakan tindakan itu menjadi contoh kesekian dalam kejahatan Israel di Gaza.
Dia menyebut pencegatan kapal bantuan masuk ke Gaza sebagai wujud dari kebrutalan Israel.
“Armada Sumud Global sekali lagi menunjukkan kepada dunia kebrutalan di Gaza dan wajah pembunuh Israel. Kami tidak akan meninggalkan saudara-saudari Palestina kami dan akan bekerja sekuat tenaga untuk mengamankan gencatan senjata dan memulihkan perdamaian,” tambahnya.
(*)
