Advetorial

Sudah Melalui Proses Lelang Namun Belum Terealisasi, DPRD Kaltim Suarakan Pembangunan Bendung Gerak Sungai Talake

SOROTMATA.ID — DPRD Kaltim kembali menyuarakan realisasi pembangunan Bendung Gerak Sungai Talake.

Untuk diketahui, Bendung Gerak Sungai Telake yang berada di perbatasan Kecamatan Babulu, Kabupaten PPU dan Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser sudah melalui proses lelang.

Namun terhenti lantaran pemerintah pusat memprioritaskan Bendungan Sepaku untuk kebutuhan air di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Anggota DPRD Kaltim, Bagus Susetyo menilai jika pembangunan bendung tesesbut terealisasi, akan memiliki banyak manfaat. Salah satunya sebagai sumber air irigasi lahan persawahan dinilai akan memberikan dampak positif pada hasil pertanian.

“Akan berpengaruh besar pada peningkatan hasil panen petani di Kecamatan Babulu, sebab selama ini pengairan sawah petani menggunakan sistem tadah hujan,” kata Bagus Susetyo.

Namun hingga saat ini pembangunan bendung tersebut belum terealisasi, oleh karenanya Bagus mengusulkan akan pembangunannya dilakukan oleh Pemprov Kaltim.

“Mengusulkan agar bendung gerak Sungai Talake bisa dibangun oleh Provinsi Kaltim dengan anggaran Rp2 triliun,” ujarnya.

Dengan terealisasinya pembangunan bendung tersebut nantinya, anggota legislatif dari fraksi Partai Gerindra itu optimis akan meningkatkan produksi gabah di Benua Etam.

“Bendung gerak sungai Talake merupakan upaya strategis agar Kaltim bisa meningkatkan produksi gabah,” pungkasnya.

(Advertorial)

1.125 Tayangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *