Pemkot Samarinda

Pembangunan Sekolah Terpadu, Langkah Pemkot Siapkan Fondasi Pendidikan Generasi Emas Samarinda

SOROTMATA.ID – Pemerintah Kota Samarinda terus menujukkan komitmennya dalam membangun masa depan pendidikan yang unggul dan berdaya saing.

Salah satunya adalah pembangunan sekolah terpadu eks SMP Negeri 16 di Jalan Jakarta, Kecamatan Sungai Kunjang.

Wali Kota Samarinda Andi Harun turun langsung meninjau progres pembangunan kawasan sekolah terpadu pada Kamis (24/7/2025).

Diketahui, sekolah ini dirancang menjadi sekolah prestasi dengan konsep terpadu yang mencakup SD, SMP, dan SMA dalam satu kawasan.

Pembangunan sekolah yang kini sedang dalam tahap penyempurnaan akhir ini bukan  sekadar membangun gedung. Lebih dari itu, ini sebagai langkah pemerintah menyiapkan landasan kuat bagi masa depan pendidikan.

Tak hanya soal efisiensi transisi jenjang, tetapi juga soal membentuk lingkungan pendidikan yang menyatu secara visi dan nilai.

“Kita ingin sekolah ini bukan hanya jadi tempat belajar, tapi benar-benar menjadi kawah candradimuka bagi lahirnya generasi emas Samarinda,” tegas Andi Harun di sela tinjauannya.

Ia menilai secara umum progres pembangunan sekolah tersebut sudah sangat baik meski masih ada beberapa catatan kecil yang akan segera dituntaskan.

“Kalau boleh saya beri nilai, saya kasih 9,7. Sisanya akan kita sempurnakan dalam sisa masa kontrak dan masa pemeliharaan,” ucapnya.

Andi Harun juga memberikan pesan kepada para guru dan tenaga pendidik agar bisa bersikap baik dan memberikan contoh yang baik kepada murid.

“Siswa-siswi Samarinda ke depan tidak cukup hanya great di akademik atau bahasa asing. Mereka juga harus excellentdalam perilaku dan akhlak,” katanya.

Orang nomor satu di Pemkot Samarinda ini menekankan bahwa sekolah ini harus menjadi ruang tumbuh teladan.

“Guru harus menjadi contoh setiap saat. Cara berkomunikasi, sikap, semua dilihat oleh anak-anak. Jangan sampai mereka mencontoh hal yang tidak baik,” tuturnya.

Rencananya, sekolah akan diresmikan setelah seluruh pekerjaan fisik rampung.

“Kita akan evaluasi lagi minggu depan untuk pastikan semua layak sebagai lingkungan sekolah berstandar global,” pungkasnya.

(*)

1.093 Tayangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *