AdvetorialDPRD Kaltim

Ketua DPRD Kaltim Soroti Keterbukaan dan Keadilan dalam Rekrutmen ASN IKN

SOROTMATA.ID  – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang tengah berlangsung di Kalimantan Timur (Kaltim) membawa harapan besar bagi kemajuan daerah dan Indonesia.

Namun, Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud, menegaskan pentingnya menjaga prinsip keterbukaan dan keadilan agar pembangunan ini dapat memberi manfaat maksimal bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya masyarakat Kaltim.

Hal ini ditegaskan Hamas sapaan akbrab Hasanuddin Mas’ud dalam Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Kaltim yang digelar di Kantor Otorita IKN, Penajam Paser Utara beberapa waktu lalu.

Isu pertama yang disoroti oleh Hamas adalah mekanisme rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Otorita IKN. Saat ini, rekrutmen dilakukan secara langsung oleh Kepala Otorita, tanpa melibatkan proses seleksi nasional yang umumnya diterapkan di daerah lain. Menurut Hamas, hal ini memunculkan pertanyaan di kalangan masyarakat Kaltim tentang keterbukaan dan keadilan dalam proses tersebut.

“Rekrutmen ASN dilakukan secara langsung oleh Kepala Otorita tanpa melalui proses seleksi nasional seperti di daerah lain. Ini membuat masyarakat Kaltim bertanya-tanya soal keterbukaan dan keadilannya,” ungkapnya.

Selain itu Hamas menyebutkan jika proses rekrutmen tidak dilakukan secara terbuka dan berdasarkan merit (kemampuan dan prestasi), maka kepercayaan publik terhadap proyek IKN bisa menurun.

Dirinya juga menyoroti kurangnya pelibatan masyarakat lokal, seperti suku Dayak, Kutai, dan Paser, dalam pembangunan IKN.

“Kami ingin pembangunan IKN benar-benar menjadi milik bersama, bukan hanya segelintir orang. Masyarakat lokal harus dilibatkan, baik dalam perencanaan maupun pelaksanaan,” ucap Hamas.

Politisi dari partai Golkat itu mengingatkan agar pembangunan IKN tetap memperhatikan konsep “green city” dan “smart city” yang telah dijanjikan.

“Jangan lupakan bahwa kita membangun di atas hutan yang sangat penting untuk lingkungan. Konsep kota pintar dan ramah lingkungan harus dijalankan dengan sungguh-sungguh,” pungkasnya.

(ADV/*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *