Ketua DPRD Kaltim: SIPD Harus Jadi Alat Penyatu Aspirasi, Bukan Penghalang
SOROTMATA.ID – Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Hasanuddin Mas’ud, menekankan pentingnya integrasi antara aspirasi masyarakat dan perencanaan pembangunan daerah melalui pemanfaatan sistem digital yang efektif.
Hal ini disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim 2025–2029, yang digelar di Pendopo Odah Etam, Senin (5/5/2025) kemaren.
Pada kesempata itu, Hamas sapaan karibnya berharap aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI) dapat menjadi jembatan antara DPRD dan pemerintah daerah dalam merumuskan program pembangunan yang menyerap suara rakyat.
“Saya berharap, dengan sistem ini (SIPD) tidak ada lagi usulan masyarakat yang ‘mentok’ karena kendala teknis. SIPD harus menjadi alat yang menyatukan niat baik eksekutif dan legislatif dalam menyuarakan rakyat. Bukan jadi penghalang aspirasi,” ujarnya.
Selain itu, Hamas sapaan karibnya juga menyoroti pentingnya pendekatan pembangunan yang tidak hanya bersifat teknokratis, namun juga memperhatikan sisi politis, partisipatif, dan kultural. Menurutnya, sinergi keempat pendekatan ini penting agar pembangunan tidak sekadar berorientasi pada angka, melainkan benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat.
“Pembangunan yang baik bukan hanya yang bisa dihitung dengan angka, tetapi yang dirasakan langsung oleh rakyat yang menjawab kebutuhan mereka,” ungkapnya.
Lebih lanjut, politisi dari partai Golkar itu menambahkan bahwa DPRD Kaltim akan menjalankan peran pengawasan secara maksimal terhadap setiap tahapan RPJMD, termasuk dalam penyusunan Peraturan Daerah (Perda) dan evaluasi kinerja pemerintah daerah. Peran ini, menurutnya, adalah bentuk tanggung jawab sebagai wakil rakyat.
“Kami tegaskan, DPRD bukan sekadar mitra, tetapi penjaga amanah rakyat. Maka pengawasan terhadap RPJMD, RKPD, dan realisasi APBD adalah bagian dari tanggung jawab kami demi memastikan pembangunan yang adil, merata, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
(ADV/*)
