Balikpapan Siap Menjadi Pintu Gerbang IKN, DPRD Kaltim Ungkapkan Langkah yang Harus Ditempuh
SOROTMATA.ID – Kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim) membawa angin segar bagi daerah penyangga, salah satunya Kota Balikpapan.
Sebagai pintu gerbang menuju IKN, Balikpapan perlu mempersiapkan diri dengan matang agar dapat mendukung lancarnya pembangunan IKN.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sabaruddin Panrecalle, mengungkapkan bahwa untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan kerja sama yang erat antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, khususnya dalam hal pendanaan dan perencanaan infrastruktur.
“Balikpapan harus lebih siap sebagai pintu gerbang IKN, dan kita tidak bisa bekerja sendirian. Kita butuh dukungan anggaran dari pemerintah pusat, terutama untuk pembangunan infrastruktur yang mendukung konektivitas,” ungkapnya, Jum’at (25/4/2025).
Lebih lanjut, Sabaruddin menjelaskan Balikpapan, bersama Samarinda, Penajam Paser Utara, dan Kutai Kartanegara, akan menjadi wilayah penyangga utama IKN, seperti halnya Jabodetabek yang mendukung ibu kota Jakarta. Untuk itu, keempat daerah ini harus mempersiapkan segala sesuatunya, termasuk meningkatkan kapasitas infrastruktur jalan, fasilitas umum, dan layanan transportasi.
Dirinya juga menyoroti masalah kemacetan yang terus meningkat di Balikpapan akibat pertumbuhan jumlah penduduk yang pesat. Oleh karena itu, ia mengusulkan rencana pelebaran jalan dan pembangunan jalur alternatif untuk mengurangi kemacetan.
“Kemacetan di Balikpapan tidak bisa hanya diatasi dengan rekayasa lalu lintas. Kita butuh pelebaran jalan dan jalur alternatif yang segera direalisasikan,” jelas Sabaruddin.
Pembangunan jalan tol yang menghubungkan Balikpapan dengan kawasan IKN juga menjadi prioritas. Namun, pembangunan ini membawa tantangan baru terkait kondisi jalan di sekitar Balikpapan.
Untuk itu, politisi dari partai Gerindra tersebut menekankan pentingnya alokasi anggaran yang lebih besar dari pemerintah pusat untuk mendukung pembangunan Balikpapan sebagai pusat gerbang IKN.
“Kita tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Pemerintah pusat harus lebih aktif dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Balikpapan,” pungkasnya.
(ADV/*)
