DPRD Samarinda Ingatkan Jangan Ada Praktik Kecurangan dalam Penerimaan Siswa di Sekolah Unggulan Terpadu
SOROTMATA.ID – Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi menyambut positif hadirnya Sekolah Unggulan Terpadu di Kota Tepian.
Diketahui, Pemkot Samarinda mempersiapkan SMP 16 Loa Bakung sebagai Sekolah Unggulan Terpadu.
Ismail Latisi mengingatkan bahwa integritas dalam proses seleksi penerimaan siswa menjadi kunci utama untuk menjaga kepercayaan publik.
Hal ini disampaikan Ismail Latisi merespon kekhawatiran masyarakat akan potensi praktik suap dalam proses penerimaan siswa baru Sekolah unggulan berbasis internasional.
Ia mengingatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda agar menjauhkan Sekolah unggulan itu dari bayang-bayang praktik kecurangan.
Politisi PKS itu menegaskan bahwa sistem seleksi yang diterapkan harus benar-benar ketat, transparan, dan berbasis pada indikator yang objektif.
Ismail Latisi pun menekankan pentingnya pengawasan dari Pemkot dan DPRD untuk memastikan hal itu.
“Proses seleksi harus melalui tes dan berdasarkan kemampuan dan kompetensi siswa dan harus ada pengawasan ketat dari Pemkot dan DPRD supaya target yang diinginkan itu tercapai,” tegasnya.
Ismail menyampaikan, saat ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah mulai melakukan seleksi pengurus sekolah tersebut, mulai dari kepala sekolah, guru, dan tenaga pendidik lainnya.
Sekolah tersebut ditargetkan akan mulai beroperasi pada tahun ajaran baru 2025.
Sekolah tersebut diharapkan dapat mencetak lulusan berkualitas serta menjadi model bagi pengembangan pendidikan di Samarinda.
“Keberadaan Sekolah unggulan tersebut diharapkan mampu menjadi proyek percontohan bagi sekolah-sekolah lain di Samarinda, ” ucapnya.
Lebih lanjut, ia juga meminta Pemkot Samarinda untuk tidak mengesampingkan sekolah-sekolah lain agar tidak terjadi kesenjangan layanan pendidikan di Ibu Kota Kaltim ini.
“Kita berharap tak meluputkan kewajiban pemerintah kota untuk tetap memperhatikan sekolah-sekolah yang lain,” pungkasnya..
(ADV)
