Tolak Sandiaga Uno Jadi Cawapres Anies Baswedan, Ini Alasan Demokrat
SOROTMATA.ID – Partai Demokrat menolak Sandiaga Uno menjadi calon wakil presiden mendampingi Anies Baswedan.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat (Bappilu) Andi Arief mengungkapkan alasan penolakn tersebut.
Menurut Andi Arief, Sandiaga Uno bukanlah bukan bagian dari perubahan.
Bahkan ia mengatakan banyak pihak yang sudah menjadi korban pengkhianatan Sandi. Namun, Andi tak menjelaskan pengkhianatan yang dimaksud.
“Bagi kita, Sandi Uno bukan masuk kubu perubahan. Sudahlah coret saja, tidak lagi dilibatkan dalam pembicaraan cawapres partai Demokrat. Kan banyak yang sudah dikhianati,” kata Andi AriefJumat (14/4) dilansir dari CNNIndonesia.
Menurut dia, selain nama Sandiaga Uno, Demokrat terbuka dengan berbagai opsi usulan cawapres untuk Anies. Baik itu dari PKS, NasDem, maupun tokoh lain seperti Jusuf Kalla.
“Semua bisa dibahas kecuali Sandi Uno. Itu aja kita nggak mau bahas dia. Karena udah lain. Dia bukan kubu perubahan,” kata dia.
Pernyataan Andi sekaligus menjawab peluang nama Menko Polhukam Mahfud MD masuk dalam bursa cawapres Anies. Dia mengaku terbuka dengan usulan nama Mahfud.
Adapun nama Mahfud diusulkan Ketua DPP Partai NasDem, Sugeng Suparwoto. Dia menyebut nama Mahfud masuk dalam radar Demokrat untuk disandingkan dengan Anies.
“Kalau yang lain silakan, kan nanti akan dibahas oleh partai dan dibahas dan diputuskan oleh Pak Anies. Apakah AHY, apakah usulan Pak JK, apakah usulan yang lain kita tunggu aja,” pungkasnya.
(*)
