Rekam Jejak PDIP Dalam Menentukan Cawapres, Selalu dari Kader NU, Berlaku untuk Ganjar?
SOROTMATA.ID – Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PDIP, Bambang Wuryanto atau akrab disapa Bambang Pacul bicara soal rekam jejak politik PDIP dalam menetukan calon wakil presiden.
Ia mengatakan, dalam menentukan wakil presiden, PDIP kerap kali menunjuk dari kader Nahdlatul Ulama (NU).
Bicara sejarah, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pernah berpasangan dengan Hamzah Haz yang merupakan kader NU ketika menjabat sebagai Presiden RI.
Megawati juga maju di Pemilu 2004 dengan kader NU yaitu Hasyim Muzadi.
Kemudian, Joko Widodo menjadi presiden dua periode didampingi oleh kader NU. Dengan Jusuf Kalla pada periode pertama dan Ma’ruf Amin pada periode kedua.
“Iya kita lihat dong putusan-putusan yang di politik, kan putusan dulu dulu,” kata Pacul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/5).
Terkait dengan apakah Ganjar juga akan didampingi kader NU di Pilpres 2024, Pacul tak mau berkomentar lebih jauh.
“Ya dua kali dengan NU ya monggo aja ya artinya, apa itu hampir pasti dari NU pak Pacul? kalau hampir pasti sih kita enggak berani katakan ya,” ujarnya.
Meski, ia mengakui peluang Ganjar bersama kader NU maju di Pilpres 2024 terbuka.
“Tetapi ada dinamika yang kaya gitu kan,” ujarnya.
(*)
