Elektabilitas Prabowo Ungguli Ganjar, Respon PPP: Mesin Politik Belum Dijalankan Semua
SOROTMATA.ID – Hasil survei elektabilitas bakal calon presiden yang dilakukan Litbang Kompas menunjukkan elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto unggul.
Elektabilitas Prabowo membawahi dua bakal capres lainnya yakni, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.
Hal ini lantas mendapatkan respon dari Ketua DPP PPP Achmad Baidowi alias Awiek. Diketahui PPP telah menyatakan untuk mendukung Ganjar yang diusung PDIP di Pilpres 2024 mendatang.
Awiek mengatakan elektabilitas Ganjar berada di bawah Prabowo dalam survei terbaru Litbang Kompas lantaran mesin partai belum berjalan.
“Ya itu kan survei dilakukan dalam rentang waktu baru deklarasi dan mesin politik belum dijalankan semua,” ujar Awiek saat dikonfirmasi, Rabu (24/5).
Menurutnya, hasil survei tersebut belum tentu menjadi potret sesungguhnya pada Pemilu 2024. Ia mengatakan masih banyak waktu untuk melakukan evaluasi.
“Masih banyak waktu untuk evaluasi dan pemantapan ke depan agar bisa memenangkan kontestasi. Pilpres itu pasangan bukan perorangan,” katanya.
Awiek mengatakan sosok pendamping atau cawapres akan berpengaruh terhadap kemenangan Ganjar dalam kontestasi politik lima tahunan tersebut.
“Tentu sosok yang mendampingi Ganjar sebagai cawapres nanti akan berpengaruh juga untuk menopang kemenangan,” ujarnya.
Selain itu, Awiek juga mengatakan hasil survei tersebut masih angka top of mind. Ia menduga hasilnya akan berbeda jika disimulasikan dengan tiga nama.
“Jika disimulasikan dengan tiga nama, angkanya pasti berbeda,” katanya.
Sebelumnya survei Litbang Kompas mencatat elektabilitas Prabowo sebesar 24,5 persen. Posisi kedua ditempati Ganjar dengan 22,8 persen. Kemudian Anies berada di posisi ketiga dengan 13,6 persen.
survei periodik Litbang Kompas melalui wawancara tatap muka dilakukan pada 29 April-10 Mei 2023. Sebanyak 1.200 responden dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi.
Tingkat kepercayaan survei Litbang Kompas menggunakan metode ini yakni 95%. Margin of error +- 2,83% dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.
(*)
