BERITA

Video Penggeledahan Rumah Pengusaha Batubara Tersebar, Pengamat Sebut Kerja KPK Terlalu Vulgar

SOROTMATA.ID, SAMARINDA – Penggeledahan rumah seorang pengusaha batubara di Jalan Dr Soetomo, Samarinda oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebar luas di dunia maya pada Kamis (6/6/2024) malam kemarin.

Aktivitas penggeledahan KPK itu terekam dalam format video berdurasi 32 detik, yang kini sudah tersebar luas. Kerja dari lembaga antirasuah itu pun mendapat sorotan tajam dari pengamat hukum, Herdiansyah Hamzah.

Kata pria yang juga berprofesi sebagai dosen Fakultas Hukum, Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda itu, kalau kerja KPK pada penggeledahan terakhirnya sangat terkesan vulgar.

“Penggeledahan KPK ini terlalu vulgar. Bahkan video-video mudah beredar dimana-mana,” tegas pria yang akrab disapa Castro, Jumat (7/6/2024).

Meski sebelumnya dia memberikan apresiasi terhadap kerja KPK, namun pada kesempatan ini Castro justru sangat menyayangkan video yang tersebar.

“Jauh seperti kesan KPK dulu yang operasi penggeledahannya senyap,” tambahnya.

Selain mengungkapkan kritiknya, Castro juga memberikan pandangannya dengan tersebarnya video penggeledahan itu, justru akan membuat pihak terkait melarikan. Sehingga KPK akan sulit melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Resikonya, pihak lain yang terkait mudah melarikan diri,” tegasnya.

Disamping itu, video penggeledahan KPK yang tersebar saat ini dinilai cenderung memiliki motif membangun citra diri. Terlebih di tengah isu seleksi calon pimpinan KPK.

“Apakah hendak membangun public trust? Apalagi di tengah proses seleksi capim KPK yang tengah berjalan,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, KPK kembali terpantau melakukan penggeledahan di salah satu rumah pengusaha batubara Samarinda, Kalimantan Timur, pada Kamis (6/6/2024) siang kemarin.

Setelah beberapa waktu sebelumnya, tim KPK melakukan penggeledahan dan penyitaan sejumlah kendaraan mewah. Kali ini tim lembaga super power itu kembali menyambangi rumah pengusaha lain, yang terletak di bilangan Dr Soetomo, Kecamatan Samarinda Ulu.

Informasi dihimpun, tim KPK kembali melakukan kegiatan di Kota Tepian sekira pukul 11.00 Wita siang kemarin. Diketahui, rumah pengusaha di bilangan Dr Soetomo itu disambangi beberapa kendaraan roda empat, yang dikawal dua mobil taktikal Brimob Polri.

Saat pantauan lapangan dilakukan media ini, terlihat sekira pukul 12.00 Wita beberapa mobil keluar masuk rumah dengan pagar besar tersebut. Meski terlihat samar-samar, namun dari pantauan dapat dipastikan kalau dari dalam pagar rumah pengusaha itu telah dijaga ketat oleh anggota Brimob bersenjata lengkap dan berpakaian serba hitam.

Namun dari aktivitas yang dilakukan KPK itu, tidak diketahui pasti apakah penyelidikan dilakukan masih terkait dengan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) eks Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari, atau tidak.

Juru Bicara KPK, Ali Fikri yang coba dikonfirmasi tidak memberikan respon maupun penjelasan sama sekali. Bahkan hingga berita ini diturunkan pada Kamis petang kemarin, tim KPK dikabarkan masih terus melanjutkan penggeledahan dikediaman pengusaha batubara tersebut.

(tim redaksi)

1.007 Tayangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *