BERITA

Rilis Capaian Kinerja Selama 2022, Kapolri Sebut Kejahatan Terhadap Perempuan dan Anak Menurun

SOROTMATA.ID – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merilis capaian kinerja selama 2022.

Listyo Sigit Prabowo mengatakan ada penurunan kejahatan terhadap perempuan dan anak pada 2022. Dia pun bersyukur atas hal tersebut.

“Kejahatan terhadap perempuan dan anak (PPA) merupakan salah satu jenis kejahatan yang menjadi atensi Polri. Syukur alhamdulillah, di tahun 2022 jumlah kejahatan PPA menurun 2.059 perkara atau 7,5 persen,” kata Sigit dalam rilis akhir tahun Polri, Sabtu (31/12/2022).

Lanjut Listyo Sigit mungungkapkan kejahatan terhadap perempuan dan anak pada 2021 capai angka 27.380 perkara.

Hal tersebut menurun pada 2022 menjadi 25.321 perkara.

“Sedangkan jumlah penyelesaian perkara mengalami peningkatan 549 perkara atau 3,4 persen, yaitu sebanyak 16.343 perkara pada 2021, menjadi 16.892 perkara pada 2022,” pungkasnya.

Sigit mengatakan ada 11.012 perkara kejahatan terhadap anak. Dia menegaskan Polri tidak akan pernah memberi toleransi ke pelaku kejahatan terhadap anak.

“Polri tidak akan menoleransi berbagai bentuk kejahatan terhadap anak, karena anak-anak kita merupakan calon generasi penerus bangsa yang harus kita jaga,” ujarnya.

Sigit kemudian mencontohkan salah satu kasus kejahatan terhadap anak yang ditangani Polri, yakni gangguan ginjal akut. Dia mengatakan ada 169 anak yang meninggal akibat kasus tersebut.

“Pada saat terjadi kasus GG GAPA (Gangguan Ginjal Akut) yang menyebabkan 169 anak meninggal dunia, Polri langsung melakukan langkah cepat bekerja sama dengan stakeholder terkait, sehingga saat ini kami telah memeriksa 12 saksi, 4 ahli, dan menetapkan 5 perusahaan sebagai tersangka,” ujar Sigit.

“Selain melakukan kegiatan penyidikan dalam menangani kasus tersebut, penyidik-penyidik PPA Polri juga berupaya memberikan pendampingan psikologi, terutama kepada ibu yang anak-anaknya menjadi korban GG GAPA, sehingga tidak terganggu secara psikis karena anaknya menjadi korban,” sambungnya.

Sigit mengatakan Polri berkomitmen memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak. Dia berharap masyarakat mendukung rencana pengembangan Subdit PPA menjadi Direktorat tersendiri di tingkat Polda dan Mabes.

“Penyediaan fasilitas penunjang bagi kelompok rentan terus bertambah. Pada 2022 kami telah memiliki 17.080 fasilitas seperti ruang ramah anak, ruang laktasi, elevator handrail, jalur khusus disabilitas, tanda khusus disabilitas, tempat parkir khusus disabilitas, kursi roda dan toilet disabilitas. Berbagai fasilitas tersebut mengalami peningkatan 2.405 fasilitas atau 16,38 persen, jika dibandingkan dengan jumlah fasilitas pada tahun 2021 sebanyak 14.675 fasilitas. Semoga melalui peningkatan fasilitas tersebut, Polri dapat semakin profesional dalam melindungi perempuan dan anak dari segala bentuk kejahatan,” pungkasnya.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *