Jawab Keresahan Orang Tua Murid, Pemkot Samarinda Gratiskan Buku dan LKPD untuk Siswa SD dan SMP
SOROTMATA.ID – Pemerintah Kota Samarinda kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan pendidikan yang merata dan inklusif.
Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda akan gratiskan buku dan LKPD untuk Siswa SD dan SMP. Langkah ini diambil untuk menjawab keresahan lama para orang tua siswa terkait pembelian buku secara mandiri.
Mulai tahun ajaran baru ini, seluruh siswa SD dan SMP di Kota Samarinda akan menerima buku penunjang, termasuk Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD, secara gratis dan merata.
Kebijakan ini tidak hanya meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga mencerminkan semangat kuat pemerintah dalam memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam proses belajar.
“Seluruh buku termasuk LKPD, kami bagikan langsung by name by address. Tidak ada alasan lagi anak tidak belajar karena tidak punya buku,” ujar Kepala Disdikbud Samarinda, Asli Nuryadin, Jumat (2/5/2025) lalu.
Total buku yang disiapkan cukup mencengangkan untuk tingkat SD, terdapat sekitar 80 ribu eksemplar sementara SMP mendapat tambahan 32 ribu buku semua pengadaan ini menggunakan anggaran murni dari Pemkot Samarinda dengan sistem e-katalog guna menjamin transparansi dan efisiensi.
“Ini bukti bahwa pendidikan gratis bukan cuma slogan kami siapkan buku wajib dan LKPD-nya kalau ada yang mau beli buku referensi tambahan silakan tapi tidak boleh ada unsur paksaan,” tegasnya.
Langkah ini sekaligus menutup praktik-praktik lama yang selama ini dikeluhkan masyarakat, seperti jual beli buku oleh oknum di lingkungan sekolah.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, melalui Disdikbud telah mengeluarkan surat edaran resmi yang melarang segala bentuk penjualan buku di sekolah serta pungutan tak resmi seperti biaya perpisahan dan tur sekolah.
“Kami ingin lingkungan belajar yang sehat tanpa tekanan finansial bagi orang tua. Tidak hanya sekolah, komite, dan paguyuban orang tua juga harus patuh,” pungkasnya.
(*)
