AdvetorialDPRD Kota Samarinda

Rencana Revitalisasi Pasar Segiri, DPRD Samarinda Beri Respon Positif

SOROTMATA.ID – Pemerintah Kota Samarinda berencana melakukan revitalisasi Pasar Segiri.

Rencana ini dalam rangka melakukan modernisasi pasar utama Samarinda. Pasar ini memiliki nilai strategis sebagai pusat kegiatan ekonomi lokal yang menopang ribuan pelaku usaha mikro.

Namun kondisi pasar saat ini dinilai tidak representatif, dengan lingkungan yang semrawut, kurang higienis, dan minim kenyamanan.

Rencana Pemkot Samarinda ini mendapat tanggapan positif dari wakil rakyat Kota Tepian.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Arif Kurniawan mengatakan sangat mendukung rencana pemkot.

“Tentu kalau itu untuk perbaikan wilayah kumuh kami mendukung. Cuma sosialisasi ke pedagang supaya tidak terjadi miskomunikasi,” kata Arif sapaan akrabnya.

Fokus utama dari rencana ini bukan sekadar mempercantik fisik bangunan, melainkan menghadirkan ruang publik yang tertib, aman, dan berkelanjutan.

Meskipun rencana revitalisasi Pasar Segiri mendapat sambutan positif, DPRD tetap mengingatkan pemerintah agar merancang program tersebut lebih teliti guna pembenahan kawasan pasar tidak molor nantinya.

“Tidak masalah, cuma dari dewan hanya mengingatkan kalau perencanaannya harus detail, jangan sampai ada adendum. Desainnya jelas dan perencanaan yang tepat,” ucapnya.

Sebelumnya Wali Kota Samarinda, Andi Harun mengungkapkan, pihaknya bakal melaksanakan pembongkaran dan pembangunan ulang Pasar Segiri pada Tahun 2026. 

Andi Harun menjelaskan rencana penataan ulang Pasar Segiri ini diantaranya pemisahan yang jelas antara lapak basah dan kering, zonasi yang lebih tertib, hingga peningkatan sistem keamanan pasar. Seperti CCTV, pos pengamanan, dan jalur evakuasi untuk kendaraan darurat seperti mobil pemadam kebakaran juga akan disediakan.

Sistem sanitasi pasar akan diperbarui dengan pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan. Kantor pengelola pasar juga dirancang lebih optimal, dilengkapi ruang penyuluhan, sistem informasi layanan, serta papan nama kios yang jelas dan mudah dibaca oleh masyarakat.

“Mulai dari titik bongkar muat, area parkir pengunjung, hingga jalur darurat, semua kita atur,” jelas Andi Harun

Demi mencegah terjadinya konflik sosial, Pemkot Samarinda akan melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat untuk sosialisasi rencana revitalisasi tersebut. 

“Mudah-mudahan semuanya bisa dipahami. Kita akan undang tokoh-tokoh masyarakat untuk berdiskusi,” pungkasnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *