Pemkot Samarinda

Lahan Aman Untuk Pergelaran Raimuna 2023, Kota Samarinda Jadi Tuan Rumah

SOROTMATA.ID, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mengklaim sudah siap jadi tuan rumah dalam pergelaran Pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega atau Raimuna tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2023 akan digelar.

Rencananya, kegiatan itu akan digelar di lokasi perkemahan area stadion Palaran, Kelurahan Rawa Makmur, Samarinda, Kaltim.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso usai meninjau lokasi yang akan digunakan pada acara tersebut, Minggu (11/9/2022)

“Sebagai komitmen kesiapan menjadi tuan rumah tersebut (Reimuna), ada sejumlah hal yang kami lakukan, diantaranya segera membangun kawasan bumi perkemahan yang lahannya sudah disiapkan,” ujar Rusmadi Wongso.

Rusmadi mengatakan, ia bersama rombongan sudah mengecek ke lokasi untuk memastikan bahwa lahan tersebut sudah siap dan tidak bermasalah untuk dijadikan lokasi perkemahan.

Pengecekan langsung ke kawasan yang akan dijadikan bumi perkemahan itu, yakni memastikan titik lahan dan akses untuk menuju lokasi tersebut.

Sehingga, lanjutnya, bisa dibuat perencanaan apa saja yang perlu dibangun.

Tidak mudah menuju lokasi tersebut, Rusmadi dan rombongan harus melalui medan jalan yang sedikit berlumpur dan berbukit, aksesnya pun tidak semua bisa dilalui oleh kendaraan roda empat.

Rusmadi yang juga Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Samarinda ini mengatakan, lahan yang akan dijadikan bumi perkemahan tersebut merupakan hibah dari warga sejak tahun 1993 atau sekitar 29 tahun lalu.

Untuk itu, pihaknya mengucapkan syukur karena lahan yang dihibahkan warga masih aman.

Meski setelah ini tetap perlu memastikan kembali titik patoknya, karena ada beberapa bangunan yang sudah berdiri di sekitar lahan tersebut.

Pemkot Samarinda harus memastikan batas lahan seluas 10 hektare untuk keperluan bumi perkemahan mendatang, khususnya terkait status lahannya agar tidak ada tumpang tindih dengan masyarakat, karena sebelum pembangunan dilakukan, semua harus aman.

“Jika status lahan sudah ‘clear and clean’, maka pemerintah langsung melakukan perencanaan, dilanjutkan dengan pembangunan karena rencana Raimuna dilakukan tahun depan. Adanya pusat perkemahan ini tentu dapat memudahkan pengurus melakukan pembinaan Pramuka yang perlu belajar di alam terbuka,” jelas Rusmadi. (Advertorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *