Soroti Perusakan Alat Peraga Kampanye, SBY Sebut Bawaslu dan Penegak Hukum harus Bisa Memeberi Perlindungan
SOROTMATA.ID — Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyayangkan perusakan perusakan alat peraga kampanye (APK).
Hal ini disampaikan SBY berdasarkan temuannya di lapangan saat terjun untuk berkampanye.
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat mengaku melihat sendiri perusakan dan penghilangan sejumlah baliho parpol dan caleg di sejumlah daerah.
Oleh karenanya ia meminta agar badan pengawas pemilu (Bawaslu) dan juga aparat penegak hukum lebih bisa melindungi APK.
“Ke depan, para pengawas pemilu dan juga aparat penegak hukum harus bisa melindungi dan mengamankan APK itu,” kata SBY dalam pidato politik ‘Indonesia 5 tahun ke depan’ di Cibubur, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (7/2).
SBY meminta agar perlindungan dan pengamanan dilakukan terhadap semua APK milik pasangan capres-cawapres manapun, milik para caleg siapapun, dan milik semua partai politik.
“Jangan biarkan terjadinya benturan fisik di lapangan akibat perusakan APK ini, lantaran tidak adanya perlindungan dari pengawas pemilu serta aparat keamanan dan penegak hukum,” kata dia.
SBY juga menyentil para penyelenggara pemilu yang menurutnya lebih menitikberatkan pada pemilihan presiden.
Padahal, pada 14 Februari mendatang rakyat juga akan memilih parpol serta memilih anggota DPR RI, DPD RI dan DPRD untuk masa bakti lima tahun ke depan.
“Kita sering mendengar kata-kata ‘jangan salah memilih pemimpin’. Semestinya juga ‘jangan salah memilih wakil-wakil rakyat di parlemen’, juga ‘jangan salah memilih partai-partai politik’. Ini semua mesti diterjemahkan dalam sistem dan aturan pemilu yang tepat,” ujar SBY.
(*)
