SEPAK BOLA

Menuju FIFA World Cup 2026, Tuchel Tegaskan Harry Kane Jadi Andalan Timnas Inggris

SOROTMATA.ID – Menuju FIFA World Cup 2026, pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel, memastikan bahwa Harry Kane tetap menjadi pilihan utama di lini depan The Three Lions.

Meski Inggris memiliki sejumlah opsi penyerang berkualitas, Tuchel menegaskan bahwa peran Kane sebagai kapten sekaligus mesin gol tim masih sangat vital dalam upaya meraih prestasi di turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.

Kane datang ke Piala Dunia dalam performa terbaiknya setelah menjalani musim gemilang bersama Bayern Munich.

Penyerang berusia 32 tahun itu mencatatkan 61 gol dalam 51 pertandingan di semua kompetisi sepanjang musim 2025/26. Produktivitas luar biasa tersebut menjadi modal penting bagi Inggris yang menargetkan langkah jauh di turnamen.

Ketajaman Kane Jadi Senjata Utama Inggris

Ketajaman Kane sepanjang musim membuat Tuchel tidak memiliki alasan untuk mengurangi peran sang striker. Pelatih asal Jerman itu menilai Kane masih menjadi penyerang paling berpengaruh dalam skuad Inggris, baik dari segi produktivitas maupun kepemimpinan di atas lapangan.

Meski memiliki alternatif seperti Ollie Watkins dan Ivan Toney, Tuchel tetap menempatkan Kane sebagai pilihan pertama. Kedua pemain tersebut dinilai mampu memberikan variasi taktik, namun belum mampu menggeser posisi sang kapten.

Tuchel menegaskan bahwa dirinya akan tetap mengutamakan Kane selama kondisi fisiknya memungkinkan untuk bermain.

“Harry adalah pemain kunci, tidak diragukan. Tentu saja kami memperhatikan mereka tapi kami juga ingin mereka ada di atas lapangan,” ujar Tuchel seperti dikutip dari Sky Sports.

Tuchel Tak Ingin Terlalu Membatasi Menit Bermain

Menjelang turnamen yang berlangsung dalam kondisi cuaca yang berpotensi menantang, muncul kekhawatiran mengenai kebugaran sejumlah pemain utama. Namun, Tuchel memastikan dirinya tidak terlalu khawatir dengan kondisi Kane.

Menurutnya, manajemen menit bermain memang penting, tetapi keputusan tersebut harus disesuaikan dengan situasi pertandingan. Ia menilai sulit untuk menarik keluar pemain yang berstatus sebagai kapten dan pencetak gol utama ketika tim masih membutuhkan kemenangan.

“Idealnya, kami bisa mengistirahatkannya selama beberapa menit, tapi kalau pertandingannya ketat apakah kami benar-benar harus melakukannya? Apakah kami menarik keluar pencetak gol utama, kapten kami? Mungkin tidak,” kata Tuchel.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa Kane kemungkinan akan tetap menjadi tumpuan Inggris dalam pertandingan-pertandingan penting selama turnamen berlangsung.

Kondisi Fisik Sang Kapten Dinilai Prima

Tuchel juga memberikan kabar positif mengenai kondisi terkini Kane. Ia menilai sang striker berada dalam kondisi fisik yang sangat baik setelah menjalani musim panjang bersama Bayern Munich.

Pelatih berusia 52 tahun itu memuji etos kerja Kane selama menjalani sesi latihan bersama tim nasional Inggris. Menurutnya, Kane terus menunjukkan komitmen tinggi dan menjadi contoh bagi pemain lain di dalam skuad.

“Yang paling penting adalah kondisi Harry. Dia dalam kondisi terbaik, dia siap tempur. Dia pemain panutan yang mematok intensitas dalam latihan hari ini, di hari latihan bertahan,” ujarnya.

Tuchel menambahkan bahwa pengalaman Kane bermain dalam sistem permainan berintensitas tinggi di Bayern Munich membuatnya siap menghadapi tuntutan fisik di Piala Dunia.

“Dia terbiasa dengan pressing tinggi, intensitas tinggi di area permainan lawan bersama Bayern Munich. Tidak perlu khawatir soal dia sama sekali, bahkan kalau cuacanya panas dan lembab. Dia menunjukkan di sepanjang pekan kalau dia siap, bertekad, dia sangat berpengaruh di musimnya Bayern, dia mencetak tiga gol di final piala (DFB Pokal),” lanjutnya.

Inggris Matangkan Persiapan Jelang Laga Perdana

Timnas Inggris akan memulai kiprahnya di Grup L FIFA World Cup 2026 dengan menghadapi Kroasia pada 17 Juni. Sebelum pertandingan tersebut, The Three Lions dijadwalkan menjalani dua laga uji coba melawan Selandia Baru dan Kosta Rika.

Melihat kondisi Kane yang prima dan performanya yang konsisten sepanjang musim, Inggris memiliki alasan kuat untuk optimistis. Tuchel pun berharap sang kapten mampu menjadi pembeda dan membawa The Three Lions bersaing dalam perebutan gelar juara dunia tahun ini.

(*)

1.123 Tayangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *