BERITAKALTIM

Tingginya Kesadaran Masyarakat Dalam Menunaikan ZIS, Baznas Kaltim Capai Perolehan Zakat Rp 1,5 Miliar di Awal 2025

SOROTMATA.ID – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Di awal tahun 2025, perolehan ZIS telah mencapai Rp1,5 miliar, yang mayoritas berasal dari zakat para Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ketua BAZNAS Kaltim, Ahmad Nabhan, menyatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari kegiatan Kaltim Berzakat serta penerimaan selama Januari dan Februari. Ia optimistis jumlah tersebut akan terus meningkat seiring dengan semakin banyaknya kesadaran masyarakat dalam menyalurkan zakat.

“Untuk bulan Maret ini nanti akan kita ketahui jumlah zakat yang diterima setelah di bulan depan, April,” ujar Nabhan kepada media, Jumat (28/3/2025).

Salah satu langkah strategis yang dilakukan untuk mendorong peningkatan penerimaan zakat adalah rencana Gubernur Kaltim mengeluarkan edaran atau instruksi kepada ASN di tingkat provinsi agar lebih aktif menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS.

“Walaupun zakat ASN sudah cukup signifikan, namun kami yakin potensinya masih bisa lebih besar jika dioptimalkan,” ungkap Nabhan.

Sejak 2021, tren pengumpulan ZIS di Kaltim terus mengalami peningkatan. Data BAZNAS menunjukkan bahwa penerimaan ZIS pada 2021 tercatat sebesar Rp6,8 miliar, meningkat menjadi Rp8,7 miliar pada 2022, Rp14,4 miliar di 2023, dan Rp16,6 miliar pada 2024.

Dengan tren positif tersebut, BAZNAS Kaltim menargetkan penerimaan ZIS pada tahun 2025 bisa melebihi Rp22 miliar. Selain dari ASN, Nabhan berharap lebih banyak masyarakat umum dan pihak swasta, seperti perusahaan serta lembaga keuangan, turut berkontribusi dalam mendukung program-program zakat di Kaltim.

“Potensi zakat di Kaltim sangat besar. Jika semua elemen masyarakat, termasuk sektor swasta, ikut berkontribusi, maka manfaatnya akan lebih luas untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” pungkas Nabhan.

BAZNAS Kaltim juga terus berinovasi dalam mempermudah masyarakat menunaikan zakat dengan menghadirkan berbagai metode pembayaran yang lebih praktis, termasuk sistem pembayaran digital dan layanan jemput zakat. Langkah ini diharapkan dapat semakin meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat guna mewujudkan kesejahteraan sosial yang lebih merata di Kaltim.

(Redaksi)

 

1.181 Tayangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *