Selidiki Penyebab Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Begini Penjelasan Kapolri
SOROTMATA.ID – Peyebab kebakaran di Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara masih diselidiki.
Hal ini seperti yang di utarakan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dalam menyelidiki penyebab kebakaran tersebut kata Sigit, pihaknya akan memanggil berbagai saksi untuk memberikan penjelasan lebih lanjut.
“Ya tentunya tim sedang bekerja. Jadi untuk mendalami tentunya kita akan menanyakan kepada saksi-saksi yang diperlukan, apakah itu dari masyarakat, apakah itu dari Depo (Pertamina), ahli, dan sebagainya,” kata Sigit kepada wartawan usai meninjau lokasi kebakaran, Sabtu (4/3).
Tak hanya itu, Sigit juga menyampaikan bahwa tim gabungan Polda dan Bareskrim tengah melakukan olah TKP untuk mencari penyebab kebakaran.
“Di dalamnya ada Puslabfor, kemudian ada Pusiden, Pusinafis dan tentunya kita mendatangi titik awal terjadinya kebakaran,” jelas Sigit.
Untuk sementara ini, Sigit mengaku belum bisa menjelaskan penyebab terjadinya kebakaran. Sebab kata dia, saat penyelidikan penyebab kebakaran masih berjalan.
“Saat ini sedang dalam pendalaman. Tentunya saat ini saya belum bisa jelaskan karena saat ini tim sedang bekerja,” tambahnya.
Lebih lanjut Sigit juga mengatakan, bahwa warga yang mengungsi akibat kejadian ini mendapatkan perhatian penuh. Bahkan, kata Sigit, banyak relawan-relawan yang bergabung membantu petugas di lapangan.
“Ada kurang lebih 1.300 ya yang mengungsi ditempatkan di 10 titik. Kita harapkan dalam waktu dekat tentunya ada langkah-langkah yang akan dilakukan untuk penindakan lanjutan pasca terjadinya bencana kebakaran,” kata Sigit.
Diketahui, Depo Pertamina Plumpang dilanda kebakaran pada Jumat (3/3) malam.
Berdasarkan informasi pemadam kebakaran, peristiwa terjadi sekitar pukul 20.20 WIB. Sejauh ini, tercatat 15 orang meninggal dunia, termasuk dua orang anak-anak. Selain itu, 51 orang luka-luka.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, sebanyak 1.085 jiwa mengungsi akibat kebakaran Depo Pertamina Plumpang.
(*)
