Advetorial

Pembayaran Parkir Non Tunai Belum Maksimal, DPRD Samarinda Minta Pemerintah Berlakukan Jalur Antrian Khusus di Mall

SOROTMATA.ID, SAMARINDA – DPRD Samarinda mendorong Pemkot Samarinda untuk  lebih giat dalam mendorong masyarakat beralih ke non tunai.

Hal ini dalam hal transaksi pembayaran yang bersinggungan dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Contohnya adalah pembayaran retribusi parkir dan pajak daerah.

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Laila Fatiha menilai kinerja Pemkot Samarinda dalam mengedukasi masyarakat untuk beralih dari transaksi tunai ke non tunai masih belum maksimal.

“Selama ini hanya mengimbau tapi tidak ada sesuatu yang mewajibkan. Namanya imbauan ini kan masih ada pilihan boleh melakukan boleh tidak,” ungkapnya.

Laila Fatiha lanjut mengatakan, pihaknya memberikan saran ke pemerintah agar memberikan keuntugan yang lebih ke masyarakat yang melakukan pembayaran non tunai di banding dengan pembayaran tunai.

Sebagai contoh ia katakan, untuk yang melakukan transaksi non tunai diberi jalur antrian khusus.

Sehingga masyarakat akan merasa dengan melakukan pembayaran non, ia tidak perlu antri terlalu lama.

“Nah kalau sudah itu masyarakat bisa memilih fasilitas dimudahkan loh. Percuma saya ikut sosialisasi kalau pemkot tidak maksimal penerapan di lapangan,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya telah meminta Dinas Perhubungan Kota Samarinda untuk dapat menyerukan hal ini kepada para pengusaha atau manajemen Mall di Samarinda.

“Kemarin kami ketemu dengan Dishub dan menimbang agar Dishub menyerukan ke pengusaha atau manajemen mall untuk menerapkan apa yang menjadi masukan kami tadi,” pungkasnya.

(Advertorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *