OLAHRAGA

Madrid Menang Dramatis atas Elche, Mourinho Tak Buru-buru Evaluasi Anak Asuhnya

SOROTMATA.ID – Kemenangan dramatis Real Madrid atas Elche tidak membuat Jose Mourinho buru-buru mengevaluasi kesalahan anak asuhnya.

Setelah Los Blancos menang 3-2 melalui gol Carlos Espi pada menit ke-90+1, Mourinho justru memilih memberikan waktu istirahat kepada para pemainnya.

Madrid menghadapi Elche di Stadion Manuel Martinez Valero, Rabu (16/9/2026). Los Blancos sempat mengendalikan pertandingan dan membangun keunggulan dua gol pada babak pertama.

Matias Dituro membuat Madrid unggul melalui gol bunuh diri pada menit ke-25. Kylian Mbappe kemudian memperbesar keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-33.

Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan hingga akhir pertandingan. Madrid mulai menurunkan intensitas permainan setelah unggul dua gol. Elche memanfaatkan situasi itu untuk bangkit.

Sempat Kehilangan Keunggulan

Abiel Osorio mencetak gol pertama Elche untuk memperkecil ketertinggalan. Tuan rumah kemudian semakin agresif dan berhasil menyamakan kedudukan melalui Fer Nino.

Situasi tersebut membuat Madrid berada dalam tekanan. Los Blancos harus menunggu hingga masa tambahan waktu untuk kembali memimpin.

Carlos Espi menjadi penyelamat Madrid setelah mencetak gol pada menit ke-90+1. Gol tersebut memastikan tim tamu membawa pulang tiga poin sekaligus menghindarkan Madrid dari hasil imbang setelah sempat unggul dua gol.

Mourinho mengaku tidak ingin langsung memberikan teguran kepada pemain di ruang ganti. Ia memilih memberi kesempatan kepada skuadnya untuk memulihkan kondisi sebelum kembali menjalani latihan.

“Mereka butuh istirahat. Besok adalah hari libur. Saya tidak akan mengatakan apa pun di ruang ganti, praktis tidak ada. Besok libur, dan kita akan kembali pada hari Kamis,” kata Mourinho di situs Real Madrid.

Mourinho Soroti Penurunan Intensitas

Meski memberikan waktu istirahat, Mourinho tetap mencatat masalah yang muncul selama pertandingan. Ia menilai Madrid menunjukkan dua wajah berbeda ketika menghadapi Elche.

BACA JUGA :  John Herdman Sambangi Italia, Pantau Langsung Jay Idzes di Sassuolo

“Jika kami bermain buruk dari menit pertama hingga menit ke-90, kekhawatirannya akan sangat besar,” kata dia.

Mourinho kemudian menjelaskan bagian permainan yang membuatnya khawatir.

“Ketika kami menjalani periode-periode puncak, dengan kualitas luar biasa dan begitu banyak peluang mencetak gol, lalu kami mengalami periode yang tidak proaktif, pasif, penuh penantian, di mana kami menurunkan intensitas, tentu saja itu mengkhawatirkan. Tapi kami menang, dan kredit layak diberikan kepada mereka,” pungkasnya.

(*)

1.112 Tayangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *