TEKNOSAINS

Jangan Asal Update Android, Ini Langkah yang Perlu Dilakukan agar Data Tetap Aman

SOROTMATA.ID – Memperbarui sistem operasi Androi tidak cukup hanya dengan menekan tombol instal. Pengguna perlu memastikan data penting telah dicadangkan dan kondisi perangkat siap sebelum memasang pembaruan untuk menghindari masalah yang mungkin muncul selama maupun setelah proses instalasi.

Pembaruan Android memang penting karena membawa perbaikan keamanan, mengatasi bug, serta menghadirkan fitur dan dukungan teknologi terbaru. Namun, pembaruan sistem juga dapat memicu sejumlah gangguan, seperti aplikasi tidak kompatibel, koneksi bermasalah, hingga kehilangan data dalam kasus tertentu.

Mengutip Kaspersky dan laman dukungan Google, ada sejumlah langkah yang sebaiknya dilakukan pengguna sebelum memperbarui Android.

Cadangkan Data Terlebih Dahulu

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mencadangkan data. Pengguna tidak seharusnya mengandalkan sistem Android untuk mencadangkan seluruh isi ponsel secara otomatis.

Pastikan foto, dokumen, kontak, kalender, dan data penting lainnya sudah memiliki salinan. Pengguna dapat menyimpan foto dan dokumen di Google Drive, sementara kontak, kalender, serta data tertentu dapat dicadangkan melalui akun Google.

Sejumlah aplikasi juga memiliki fitur pencadangan sendiri. WhatsApp, misalnya, menyediakan opsi untuk mencadangkan riwayat percakapan.

Pengguna yang tidak ingin menyimpan data di layanan komputasi awan juga dapat menggunakan media penyimpanan fisik sebagai lokasi cadangan.

Gunakan Sumber Pembaruan Resmi

Setelah memastikan data aman, pengguna perlu memastikan pembaruan berasal dari sumber terpercaya.

Unduh pembaruan melalui menu pengaturan sistem atau sumber resmi dari produsen ponsel. Hindari memasang paket pembaruan yang berasal dari situs agregator atau laman yang tidak dikenal.

Jika produsen mengharuskan pengguna mengunduh pembaruan melalui situs web, pastikan berkas tersebut berasal dari situs resmi perusahaan. Pembaruan dari sumber tidak resmi berisiko membawa perangkat lunak berbahaya atau tidak sesuai dengan model perangkat.

Pastikan Terhubung ke Wi-Fi

Pembaruan Android dapat memiliki ukuran yang cukup besar sehingga proses pengunduhan berpotensi menghabiskan kuota internet seluler.

Google menyarankan pengguna menghubungkan perangkat ke jaringan Wi-Fi sebelum mengunduh pembaruan. Kaspersky juga menyarankan pengguna menjadwalkan proses pengunduhan pada malam hari jika perangkat mendukung fitur tersebut.

Dengan cara ini, proses pembaruan dapat berlangsung tanpa terlalu mengganggu aktivitas pengguna.

Isi Baterai Sebelum Instalasi

Pengguna juga perlu memastikan baterai ponsel memiliki daya yang cukup sebelum memasang pembaruan.

Google menyarankan baterai terisi setidaknya 75 persen. Ponsel yang mati akibat kehabisan daya ketika proses instalasi berlangsung berpotensi mengalami gangguan sistem.

Untuk menjaga perangkat tetap menyala, pengguna dapat menghubungkan ponsel ke pengisi daya selama proses pembaruan.

Pilih Waktu yang Tepat

Pemasangan pembaruan Android dapat membutuhkan waktu dan membuat perangkat tidak dapat digunakan sementara.

Karena itu, pilih waktu ketika ponsel tidak sedang digunakan untuk aktivitas penting. Jika tersedia, pengguna dapat memanfaatkan fitur penjadwalan untuk menjalankan pembaruan pada malam hari.

Pengguna yang menonaktifkan notifikasi pembaruan juga sebaiknya memeriksa ketersediaan pembaruan secara manual secara berkala.

Cek Versi Android

Sebelum melakukan pembaruan, pengguna dapat memeriksa versi Android yang saat ini terpasang di perangkat.

Caranya dengan membuka Settings, kemudian memilih About phone atau About tablet, lalu mengetuk Android version.

Menu tersebut dapat menampilkan informasi mengenai versi Android, pembaruan keamanan Android, pembaruan sistem Google Play, serta nomor build.

Nama dan lokasi menu dapat berbeda bergantung pada produsen dan model perangkat.

Periksa Pembaruan Lewat Pengaturan

Jika pembaruan tersedia, Android biasanya akan menampilkan notifikasi kepada pengguna. Notifikasi tersebut dapat dibuka untuk memulai proses pembaruan.

Pengguna juga dapat mengecek pembaruan secara manual jika notifikasi sudah terhapus atau perangkat sebelumnya tidak terhubung ke internet.

Buka Settings > System > Software updates, kemudian periksa status pembaruan. Jika tersedia, ikuti petunjuk yang muncul di layar.

Sebagian pembaruan sistem dan patch keamanan juga dapat terpasang secara otomatis sesuai dengan pengaturan perangkat.

Pembaruan Tetap Bisa Menimbulkan Masalah

Meski berasal dari sumber resmi, pembaruan Android tetap tidak sepenuhnya bebas dari risiko.

Kaspersky menyebut bug setelah instalasi dapat menyebabkan sejumlah gangguan, termasuk koneksi jaringan tidak stabil, layar berkedip, hingga perangkat tidak dapat digunakan.

Aplikasi lama juga dapat berhenti berfungsi apabila pengembangnya tidak lagi memberikan pembaruan atau dukungan untuk versi Android terbaru.

Dalam kasus yang jarang terjadi, pembaruan juga dapat menyebabkan data pengguna hilang.

Karena itu, pengguna sebaiknya tidak langsung memasang pembaruan begitu notifikasi muncul.

(*)

1.058 Tayangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *