OLAHRAGA

Barcelona Kunci Gelar La Liga, Arbeloa Sebut Kisah Real Madrid Musim Ini Berakhir

SOROTMATA.IDReal Madrid telah memastikan diri akan mengakhir musim tanpa gelar setelah dipecundangi FC Barcelona dalam laga El Clasico dengan skor 0-2.

Pertandingan pekan ke-35 La Liga itu berlangsung di Camp Nou, Minggu (10/5) waktu setempat atau Senin (11/5) dini hari WIB.

Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa akhirnya mengakui perjalanan timnya pada musim 2025/2026 telah berakhir.

Sebab kekalahan Los Blancos atas Barcelona memastikan Madrid gagal mempertahankan peluang juara Liga Spanyol musim ini.

Sementara itu, Barcelona sukses mengunci gelar juara karena perolehan poin mereka sudah tidak mungkin lagi terkejar oleh rival abadinya tersebut.

Arbeloa tidak menutupi rasa kecewanya setelah pertandingan. Pelatih asal Spanyol itu menyebut kekalahan dari Barcelona menjadi pukulan telak yang mengakhiri harapan Los Blancos pada musim ini.

“Musim kami telah tamat hari ini, tetapi kami tidak boleh menyerah. Kami membela sesuatu yang jauh lebih besar dari diri kami semua, lambang Real Madrid,” kata Arbeloa seperti dikutip dari Marca.

Kekalahan yang Menentukan Nasib Madrid

Madrid sebenarnya datang ke Camp Nou dengan tekanan besar. Mereka wajib menang untuk menjaga peluang menyalip Barcelona di puncak klasemen. Namun, Barcelona tampil lebih efektif dan mampu mengendalikan jalannya pertandingan sejak awal laga.

Pertahanan Madrid beberapa kali terlihat kesulitan menghadapi tekanan lini depan Barcelona. Dua gol yang bersarang ke gawang Los Blancos sekaligus menjadi penentu berakhirnya persaingan gelar musim ini.

Kekalahan itu juga memperpanjang daftar hasil buruk Madrid dalam sejumlah laga penting sepanjang musim. Arbeloa mengakui timnya terlalu banyak kehilangan poin dalam pertandingan yang seharusnya bisa dimenangkan.

“Kami tidak bisa banyak bicara karena kami memahami rasa frustrasi dan kekecewaan. Kami hanya bisa melihat ke masa depan dan belajar dari kesalahan kami tahun ini,” ujar Arbeloa.

Menurut Arbeloa, para pemain merasakan tekanan dan kekecewaan yang sama besar dengan para suporter. Ia memahami kemarahan fans yang kecewa melihat performa tim sepanjang musim ini.

Arbeloa Janjikan Kebangkitan

Meski gagal meraih gelar Liga Spanyol, Arbeloa menegaskan Madrid tidak akan larut dalam keterpurukan. Mantan pemain Madrid itu memastikan klub akan melakukan evaluasi besar demi bangkit pada musim depan.

Ia menilai kegagalan musim ini harus menjadi pelajaran penting bagi seluruh elemen tim. Arbeloa ingin para pemain menjadikan kekalahan dari Barcelona sebagai titik awal untuk membangun kembali mental dan konsistensi permainan.

“Kami selalu bangkit kembali, dan saya memahami kemarahan para penggemar Real Madrid,” ucap Arbeloa.

Pelatih berusia 43 tahun itu juga menegaskan bahwa proses evaluasi akan menjadi fokus utama setelah musim berakhir. Ia ingin Madrid memiliki arah yang jelas untuk kembali bersaing memperebutkan gelar musim depan.

“Itu bukan sesuatu yang perlu saya analisis, tetapi kami secara kolektif perlu melangkah maju dan memiliki gagasan yang jelas tentang apa yang harus kita lakukan,” katanya.

Arbeloa menambahkan bahwa Madrid harus belajar dari kesalahan sendiri, terutama saat kehilangan poin penting dalam laga yang seharusnya dapat mereka kuasai.

“Bagi saya, itu adalah titik awal, dan belajar dari fakta bahwa kami telah kehilangan banyak poin yang seharusnya tidak kami kehilangan,” ujar Arbeloa soal kekalahan dari Barcelona.

Kegagalan musim ini jelas menjadi pukulan besar bagi Madrid. Namun, Arbeloa ingin memastikan bahwa akhir musim ini bukan menjadi akhir dari ambisi Los Blancos untuk kembali mendominasi sepak bola Spanyol pada musim mendatang.

(*)

1.005 Tayangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *