KPK Beberkan Sejumlah Penyebab Banyak Jalan Rusak di Indonesia, Salah Satunya Pemotongan Anggaran
SOROTMATA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap sejumlah faktor yang menyebabkan banyak jalan rusak di Indonesia.
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata meyebut salah satu faktor jalan rusak yaitu kualitas pengerjaan proyek.
Dia memberi contoh pengaspalan yang kualitasnya dianggarkan bertahan hingga tiga tahun, namun sudah amblas akibat musim hujan.
“Dari satu sisi kualitas pengerjaannya yang kita pertanyakan,” ujar Alex dalam keterangannya, Kamis (18/5).
Bukan hanya itu, ia juga menyebut faktor lain soal pengawas kualitas pekerjaan proyek pembangunan infrastruktur di daerah.
Alex mengatakan, dalam beberapa kasus ditemukan pengawas justru abai dan tidak bertugas dengan baik.
“Apakah Kementerian PUPR itu mengawasi kualitas jalan? Betul dalam tiap pembangunan infrastruktur itu ada pengawas proyek, dalam beberapa kejadian pengadaan barang dan jasa menyangkut pembangunan infrastruktur, pengawas lapangan itu juga sering juga tidak bekerja dengan baik. Ya sebatas formalitas saja,” kata Alex.
“Misalnya pekerjaan baru selesai 50 persen, tapi dibuat berita acara seolah-olah 80 peren. Demikian juga kualitas jalan itu tidak baik, tapi dinilai baik,” Alex menambahkan.
Tak hanya itu, Alex membongkar adanya potongan-potongan anggaran dalam proyek infrastruktur. Menurut Alex, banyak pihak tak bertanggungjawab mencatut anggaran.
“Belum lagi adanya permintaan fee dari permintaan dari berbagai pihak, sehingga anggaran yang seharusnya bisa terserap untuk infrastruktur 100 persen sering paling 60-70 persen yang masuk untuk infrastruktur. Artinya ada kebocoran besar di dalam proses pengadaan barang dan jasa atau pembangunan infrastruktur itu,” kata Alex.
(*)
