KALTIM

Porprov Kaltim VIII 2026 Berpotensi Mundur, Dispora Bahas Anggaran Daerah Lewat Rakor

SOROTMATA.ID – Rencana pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur VIII Tahun 2026 terancam tidak berjalan sesuai jadwal. Keterbatasan anggaran di tingkat kabupaten/kota memicu kekhawatiran ajang olahraga empat tahunan tersebut harus kemungkinan mundur dari rencana awal November 2026.

Menanggapi situasi itu, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim akan menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Dispora kabupaten/kota se-Kaltim. Rakor ini diarahkan untuk membahas kesiapan anggaran serta partisipasi daerah dalam Porprov Kaltim VIII/2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispora Kaltim, Muhammad Faisal, menyebutkan pihaknya telah mempersiapkan tahapan awal sebelum rakor dilaksanakan secara penuh.

Pra Rakor Dispora Se-Kaltim Ditargetkan Februari

Faisal mengatakan, dirinya telah menginstruksikan Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (Kabid PPO) Dispora Kaltim untuk memulai komunikasi awal melalui pertemuan daring.

“Saya sudah arahkan Kabid PPO melakukan zoom meeting pra rakor untuk bisa menentukan kapan waktu pelaksanaannya. Mudahan bisa terlaksana Februari ini,” kata Faisal.

Menurutnya, pra rakor diperlukan agar seluruh daerah memiliki pemahaman yang sama terkait kondisi fiskal dan kebutuhan anggaran Porprov.

Pemotongan TKD Tekan Anggaran Daerah

Faisal menjelaskan, pembahasan Porprov tidak bisa dilepaskan dari kondisi keuangan daerah yang sedang mengalami tekanan. Kebijakan pemotongan dana transfer ke daerah (TKD) oleh Menteri Keuangan RI berdampak langsung pada alokasi anggaran olahraga di daerah.

“Untuk porprov ini, kami tetap berjuang anggaran bisa terlaksana, walau dengan kondisi minimalis,” ujarnya.

Ia menegaskan, Dispora Kaltim berupaya menjaga Porprov tetap berjalan sebagai ajang pembinaan atlet, meski harus dilakukan penyesuaian anggaran.

Dispora Pastikan Kesiapan Kontingen Kabupaten/Kota

Selain membahas anggaran penyelenggaraan, rakor juga akan menanyakan kesiapan kabupaten/kota dalam menganggarkan biaya kontingen. Faisal menilai, kesiapan peserta menjadi faktor penting dalam kesuksesan Porprov.

“Kami ingin memastikan apakah kabupaten/kota ada anggaran untuk mengikuti. Nanti, jangan sampai pemprov siap, tapi yang ikut hanya setengahnya saja, karena tidak menganggarkan,” ungkapnya.

Faisal mengingatkan, ketidaksiapan daerah berpotensi mengganggu kualitas dan pemerataan pelaksanaan Porprov.

Jadwal Porprov Bisa Bergeser ke Awal 2027

Dalam kondisi terburuk, Dispora Kaltim membuka peluang pengunduran jadwal Porprov Kaltim VIII. Ajang tersebut bisa digeser ke awal 2027 jika persoalan anggaran tidak menemukan solusi.

“Masih ada kemungkinan di 2027 awal, walau mepet dengan agenda lain, tapi masih bisalah,” tutup Faisal.

Dispora Kaltim berharap, rakor mendatang dapat menghasilkan kesepakatan bersama yang realistis agar Porprov Kaltim VIII tetap terlaksana tanpa mengabaikan kemampuan fiskal daerah.

(Redaksi)

1.112 Tayangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *