Acara Temu Karya Karang Taruna Kota Samarinda, Andi Harun Ingatkan Jadi Organisasi yang Bebas dari Kepentingan Politik
SOROTMATA.ID, SAMARINDA – Dalam rangka memperkuat organisasi pemuda di masyarakat, Wali Kota Samarinda, Andi Harun, membuka acara Temu Karya Karang Taruna Kota Samarinda yang digelar di Aula Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (DISPORA) Provinsi Kalimantan Timur, Kompleks GOR Kadrie Oening Samarinda, pada Rabu (4/12/2024) pagi.
Acara Temu Karya ini menjadi momen penting dalam perjalanan Karang Taruna sebagai organisasi sosial yang bertujuan untuk memberdayakan pemuda dan masyarakat.
Andi Harun dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebagai ajang pemilihan pengurus baru, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk memperbesar peran Karang Taruna, baik di tingkat kota maupun provinsi.
“Kegiatan ini adalah agenda penting dalam organisasi dan sebagai kegiatan tingkat tertinggi ini menjadi langkah awal untuk memperbesar peran Karang Taruna tidak hanya di tingkat kota tetapi juga di tingkat provinsi,” ujarnya.
Ia berharap agar Temu Karya ini dapat menghasilkan pengurus baru yang memiliki visi dan komitmen untuk mengembangkan Karang Taruna serta menetapkan program-program yang dapat berkontribusi positif bagi masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan sukses mulai dari memilih pengurus hingga merumuskan program-program strategis dalam beberapa tahun ke depan sebagai upaya untuk membangkitkan kembali organisasi ini,”tuturnya.
Ia menekankan bahwa Karang Taruna harus menjadi organisasi yang kuat dan mandiri dengan menjunjung tinggi nilai-nilai sosial dan bukan terjebak dalam kepentingan politik praktis.
“Di berbagai kesempatan saya selalu mengingatkan bahwa tantangan kita semakin kompleks. Oleh sebab itu, kita harus beradaptasi dengan semua tantangan yang ada di sekitar kita, baik itu tantangan ekonomi, sosial-politik maupun tantangan budaya bangsa,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan pentingnya menjaga independensi Karang Taruna dari pengaruh politik dan mengingatkan agar organisasi ini tidak digunakan sebagai alat untuk kepentingan politik sesaat, seperti mendukung calon legislatif atau calon kepala daerah dalam pemilu.
“Saya ingin menyampaikan kepada Karang Taruna agar tetap menjadi organisasi yang bebas dari kepentingan politik. Kita harus menjaga agar organisasi ini tidak terjerumus dalam politik praktis yang bisa merusak tujuan dan fungsi utamanya,” tuturnya.
AH menjelaskan banyak organisasi di tingkat kelurahan, kecamatan, hingga desa yang terkadang terpengaruh oleh kepentingan politik jangka pendek seringkali menyebabkan kerusakan dalam organisasi karena terlibat dalam kontestasi politik praktis, yang mengalihkan perhatian mereka dari tujuan sosial yang lebih besar.
“Jika organisasi dipengaruhi oleh politik praktis, maka kerusakan akan terjadi. Karang Taruna tidak pernah dibuat untuk mendukung calon legislatif atau pemilihan kepala daerah. Organisasi ini harus fokus pada pemberdayaan pemuda dan masyarakat,” katanya.
Ia menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap Karang Taruna Kota Samarinda dalam menjalankan program-programnya.
“Kami berharap Karang Taruna dapat berperan lebih besar lagi dalam pembangunan Kota Samarinda, serta menjaga visi dan misinya sebagai organisasi yang bergerak di bidang sosial dan pemberdayaan masyarakat,” pungkasnya.
(*)
