Wali Kota Andi Harun Terima BPK yang Bakal Lakukan Entry Meeting Pemeriksaan Keuangan Pemkot
SOROTMATA.ID, SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Andi Harun menerima lewatan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia perwakilan provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di gedung Balai Kota, Kamis (26/1/2023) siang.
Diketahui, kunjungan tim BPK kali ini untuk melakukan entry meeting pemeriksaan intern atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemkot Samarinda tahun 2022.
Dimana pemeriksaan sendiri akan dilakukan sejak Kamis ini hingga tiga puluh hari ke depan yang ditandai dengan penyerahan surat tugas pemeriksaan oleh Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Kaltim Agus Priyono ke Wali Kota Samarinda.
Andi Harun menyambut baik pemeriksaan intern yang dilakukan tim BPK yang sudah menjadi agenda rutin setiap tahun.
Bahkan Andi Harun akan langsung menggelar rapat koordinasi mengumpulkan para pejabat untuk mencari informasi terkait penyelesaian LHP tahun sebelumnya atas arahan BPK.
“Insya Allah besok setelah sholat Jumat saya akan langsung menggelar rakor bersama kepala OPD dan membentuk tim untuk penyelesaian LHP tahun sebelumnya,” kata Andi Harun.
Ia juga menargetkan jika Pemkot harus bisa kembali menerima predikat opini WTP dan hasil LKPD juga bisa diserahkan ke BPK akhir Februari nanti.
Karena target tadi jelas Wali Kota sudah sejalan dengan keinginan BPK yang menginginkan pengelolaan keuangan Pemkot Samarinda terus membaik.
“Walaupun dikepemimpinan saya bersama pak Wawali Rusmadi, kami masih diwarisi hutang dari pemerintahan sebelumnya, tetapi kewajiban untuk menyelesaikan kepada pihak ke tiga ini tetap harus kita lakukan, menyelesaikannya dengan melakukan kroscek saat hendak melakukan pembayaran,” ujarnya.
Orang nomor satu di Kota Samarinda itu mengaku jika saat ini telah berhasil melakukan pengamanan terhadap sejumlah aset daerah kota Samarinda yang dikuasai oleh pihak ke tiga.
Tak kepalang tanggung pengamanan, penertiban dan pengembalian aset yang berhasil dilakukan Pemkot jika diakumulasikan nilainya mencapai Rp 500 miliar. (*)
