Advetorial

Terapkan Merit Sistem di Samarinda, Pemkot Bakal Kerja Sama dengan Pemprov Jawa Barat

SOROTMATA.ID  – Pemerintah Kota Samarinda mencanangkan akan menerapkan merit sistem.

Dalam rangka penerapan merit sistem di lingkungan Pemkot Samarinda, Wali Kota Andi Harun memberikan instruksi kepada jajaran Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Samarinda untuk segera melakukan langkah persiapan.

Lantas apa itu merit sistem?

Merit sistem merupakan salah satu sistem dalam manajemen sumber daya manusia yang menjadikan kualifikasi, kompetensi dan kinerja sebagai pertimbangan utama dalam proses perencanaan, perekrutan, penggajian, pengembangan, promosi, retensi, disiplin dan pensiun pegawai.

Dalam penerapan merit sistem ini, Pemerintah Kota Samarinda akan melakukan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Andi Harun telah menginstrusikan kepada Kepala BKPSDM Kota Samarinda untuk melakukan komunikasi mengenai penandatanganan MOU dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait penerapan Sistem Merit Manajemen Kepegawaian Aparatur Sipil Negara.

“Penerapan merit sistem sendiri merupakan upaya membangun tatanan aparatur sipil negara (ASN) dari praktik KKN atau kongkalikong,” lata Andi Harun saat ditemui di Balai Kota.

Karena itu, Pemkot Samarinda akan menerapkan Merit Sistem yang merupakan salah satu sistem dalam manajemen sumber daya manusia yang menjadikan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja sebagai pertimbangan utama dalam proses perencanaan, perekrutan, penggajian, pengembangan, promosi, retensi, disiplin dan pensiun pegawai.

“Melalui sistem ini nantinya para ASN Kota Samarinda akan dinilai kinerja setiap hari oleh atasan, kolega setara dan bawahan. Hal itu membuat penilaian kinerja PNS lebih objektif,” ujarnya.

Nantinya Pemkot Samarinda akan melakukan penandatanganan MoU dengan Ridwan Kamil sebagai Gubernur Jawa Barat yang lebih dahulu telah menerapkan sistem tersebut.

“Sekarang sudah draft MoU sudah disiapkan. Tunggu jadwal pak Gubernur di Jawa Barat. Saya kesana tanda tangan,” kata Andi Harun.

Lebih lanjut ia menjelaskan  bahwa melalui MoU itu Samarinda meminta izin dari Jabar untuk dapat melaksanakan sistem merit seperti sistem yang dibangun Jabar.

“Akhirnya Jawa Barat bersedia, begitu sudah sign Pak Ridwan dengan saya, sudah bisa langsung kita jalankan,”ujarnya.

Ia menargetkan sistem promosi jabatan dengan sistem merit di Samarinda bisa diterapkan di pertengahan 2023.

“Kita akan usahakan paling lambat di tahun ini paling bisa kemungkinan di pertengahan atau Juni. Tapi langkah-langkah ke sana sudah kita matangkan,” pungkasnya.

(Advertorial)

 

1.108 Tayangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *