DPRD Kota Samarinda

Bahas Peningkatan Kesejahteraan Guru, Ketua Komisi IV Sarankan Pemkot Manfaatkan Dana CSR dan Baznas

SOROTMATA.ID, SAMARINDA – Polemik isu pemangkasan insentif guru di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) terus menjadi pembahasan senter oleh sejumlah kalangan.

Tak terkecuali para legislatif Kota Tepian.

Pada kesempatan dialog pendidikan yang digelar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Samarinda, Kamis (6/10/2022) malam tadi.

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti menyebut ada kemungkinan yang masih bisa ditempuh pemkot untuk meningkatkan kesejahteraan guru, Kamis (7/10/2022).

Yakni dengan memanfaatkan dana Corporate Social Responbility (CSR) perusahaan di Samarinda maupun Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) seperti yang diterapkan di sejumlah daerah di pulau Jawa.

“Di Yogyakarta dan Surabaya mereka pakai Baznas, di Bandung mereka menggunakan CSR untuk meningkatkan kesejahteraan guru,” jelas Puji.

Puji menegaskan bahwa dirinya menilai kesejahteraan guru tetap harus menjadi hal yang bisa diprioritaskan pemerintah daerah.

Politisi Demokrat ini pun mengapresiasi langkah Pemkot Samarinda yang akan mengusulkan bantuan keuangan (Bankeu) kepada pemerintah provinsi untuk menyejahterakan guru dan perawat.

Usulan itu rencananya akan disampaikan Pemkot Samarinda pada Senin, 10 Oktober 2022 mendatang.

“Guru selain mendapatkan gaji, dia juga harus sejahtera. Mungkin ada beasiswa untuk anak-anaknya, jaminan kesehatan, jaminan ketenagakerjaan, serta jaminan kecelakaan kerja untuk memudahkan guru,” jelas Puji. (Advetorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *