Bahas Soal Wacana Koalisi Besar, Ketum PDIP Megawati Bakal Bertemu dengan Lima Partai Politik
SOROTMATA.ID – Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri akan melaukan pertemuan dengan lima partai politik, yakni Partai Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Partai Golkar.
Pertemuan itu untuk membahas perihal rencana koalisi besar yang dibentuk oleh lima partai itu.
Politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko mengatakan, Megawati telah mengetahui hasil pembahasan terkait rencana koalisi besar itu.
Budiman juga mengatakan, koalisi besar mampu membawa kemenangan pada pesta demokrasi yang akan datang.
“Koalisi besar kalau memang ada pemilu tentu saja memperbesar untuk pemenangan. Tapi harus dibaca platform nya,” kata Budiman, Rabu (5/4).
“Saya pikir, cepat atau lambat karena Ibu Mega diundang Bu Mega pengin cari tahu dong apa yang dibicarakan, artinya Bu Mega pada posisi andil untuk tahu, karena di undang hanya saja enggak bisa datang, cepat atau lambat mencari tahu ke PAN, ngobrol dengan mereka semua ketum parpol misalnya bareng-bareng atau sendiri-sendiri pasti bu Mega pasti akan ngobrol dengan mereka silaturahmi lah,” sambungnya.
Hal tersebut, guna menyamakan persepsi dan konsep bahkan sosok calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang akan diusung oleh koalisi besar. Sebab, pertemuan yang dilakukan lima parpol pada 2 April 2023 di DPP PAN belum menemukam titik temu.
“Bu Mega diundang, dan pasti hasilnya sudah dapat hasil-hasilnya sudah saya katakan tadi meskipun belum menyepakati apapun setahu saya di sana pertemuan itu belum menyepakati apapun tapi agenda-agenda dibicarakan dan sudah disampaikan Bu Mega,” ujarnya.
“Dan belum menyepakati apapun yang konkret ya. Artinya terbuka dong belum ada yang konkret hal formatif, format apanya harus dibicarakan juga tapi ada suatu kesamaan, ditangkap oleh Bu Mega oleh PDIP,” sambung Budiman.
Sehingga, dia mengaku PDI Perjuangan akan melakukan pertemuan dengan lima partai politik untuk membahas rencana koalisi besar di Pemilu 2024.
“Iya pasti, pasti terbuka (untuk bertemu) formatnya akan gimana enggak tahu apakah Bu Mega mengundang atau bagaiman saya enggak tahu nanti kan ditentukan bagaimana situasinya, tapi prinsipnya oke kita (setuju rencana koalisi besar),” pungkasnya.
(*)
