Golkar Perkuat Strategi Digital, Bahlil Minta Pasukan Udara Dibentuk hingga Daerah
SOROTMATA.ID – Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mulai mengarahkan kader untuk memperkuat pertarungan informasi di ruang digital. Ia meminta jaringan Media dan Penggalangan Opini (MPO) Partai Golkar segera aktif di seluruh daerah.
Bahlil memberikan arahan tersebut kepada Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Meutya Hafid di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Ia meminta Meutya mempercepat pembentukan jaringan MPO setelah seluruh musyawarah daerah (musda) Partai Golkar selesai.
Bahlil Sebut Jaringan Digital sebagai Pasukan Udara
Bahlil menilai media sosial kini menjadi salah satu ruang penting bagi partai untuk berkomunikasi dengan masyarakat. Karena itu, ia ingin Golkar memiliki kader yang aktif mengelola informasi dan opini di ruang digital.
Ia menyebut jaringan tersebut sebagai “pasukan udara” Partai Golkar. Jaringan itu harus bekerja dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.
“Untuk Ibu Meutya, karena musda-musda sudah selesai, saya meminta untuk MPO harus segera dibentuk di semua struktur di bawah. Provinsi, kabupaten/kota,” kata Bahlil.
Bahlil mengatakan Golkar perlu memiliki jaringan yang mampu menyampaikan pesan partai secara cepat. Kader juga harus mampu menghadapi kritik maupun serangan opini yang muncul di media sosial.
Ia mengaku pernah merasakan langsung derasnya kritik di ruang digital pada awal 2025. Pengalaman itu membuatnya menilai partai perlu mengelola komunikasi digital dengan lebih baik.
“Saya sudah pernah merasakan betul pernah menjadi bubur ayam di 2025 Januari. Iya, benar pun kalau tidak mampu kita tata dengan baik, akan susah pesan itu tersampaikan. Apalagi kalau ada kelirunya,” ujar Bahlil.
Struktur MPO Diminta Segera Direvitalisasi
Bahlil juga meminta pengurus Golkar mengevaluasi struktur MPO yang sudah berjalan. Ia ingin partai mengisi posisi yang masih kosong dan mengganti pengurus yang tidak aktif.
Menurutnya, jaringan komunikasi akan berjalan efektif jika partai menempatkan kader yang benar-benar aktif.
“Jadi saya minta untuk struktur kita di bawah harus segera direhabilitasi, yang belum ada segera diadakan, yang sudah ada diperkuat, yang tidak aktif segera cari yang aktif,” ujar Bahlil.
Bahlil ingin jaringan tersebut bekerja secara konsisten. Ia tidak ingin kader baru bergerak ketika masa kampanye sudah dimulai.
Penguatan MPO juga menjadi bagian dari strategi Golkar menyampaikan program dan sikap partai kepada masyarakat. Jaringan tersebut dapat membantu kader memberikan respons ketika isu tentang Golkar berkembang di media sosial.
Bahlil Mulai Panaskan Mesin Golkar Menuju Pemilu 2029
Selain memperkuat komunikasi digital, Bahlil mulai menggerakkan konsolidasi internal menuju Pemilu 2029.
Ia berencana menggelar pertemuan bersama anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI dan kader di daerah. Pertemuan itu akan berlangsung secara hybrid.
Bahlil ingin seluruh kader memahami arah persiapan partai sejak jauh hari. Menurutnya, Golkar tidak bisa menunggu enam bulan sebelum pemilu untuk menjalankan persiapan secara masif.
“Persiapan pemilu tidak cukup apabila baru dilakukan secara masif 6 bulan jelang Pemilu,” kata Bahlil.
Ia meminta kader mulai bekerja sejak sekarang. Setelah itu, Golkar akan meningkatkan intensitas konsolidasi ketika pemilu semakin dekat.
“Tetapi akan jauh lebih bagus kalau sekarang kita lakukan yang 6 bulan lagi kita tambah, kasih kencang lagi,” ujar Bahlil.
Golkar Target Tambah Kursi DPR pada 2029
Bahlil juga memasang target peningkatan perolehan kursi Golkar pada Pemilu 2029. Saat ini, Golkar memiliki 102 kursi di DPR RI.
Ia ingin mesin organisasi bekerja lebih maksimal untuk mengejar tambahan kursi tersebut.
“Karena target kita adalah untuk bisa nambah kursi, yang sekarang 102 menjadi 100 lebih,” kata Bahlil.
Penguatan MPO hingga tingkat daerah menjadi salah satu strategi Golkar menghadapi persaingan politik menuju 2029. Partai berlambang pohon beringin itu mulai membangun jaringan komunikasi digital sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi dari sekarang.
(Redaksi)
