Karoline Leavitt Mundur sebagai Sekretaris Pers Gedung Putih
SOROTMATA.ID – Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt memutuskan meninggalkan jabatannya pada akhir Agustus 2026 untuk fokus merawat keluarganya setelah melahirkan anak kedua.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan keputusan tersebut melalui media sosial pada Rabu (12/8) dan menyatakan dirinya menghormati pilihan Leavitt.
Trump juga memuji kinerja Leavitt selama menjalankan tugas sebagai juru bicara utama Gedung Putih. Ia menilai Leavitt akan tetap berperan penting meski tidak lagi bekerja secara langsung di pemerintahan.
“Saya sepenuhnya mengerti dan menghormatinya,” kata Trump.
Trump menyebut Leavitt sebagai salah satu Sekretaris Pers Gedung Putih terbaik dalam sejarah kantor tersebut. Ia juga mengatakan Leavitt akan menjadi salah satu penasihat luar “terbaik” baginya.
Menurut Trump, Leavitt masih akan memiliki pengaruh kuat di Partai Republik, terutama ketika partai tersebut menghadapi pemilu paruh waktu AS pada November mendatang.
Alasan Leavitt Memilih Keluarga
Leavitt menjelaskan bahwa keputusan tersebut tidak mudah. Ia mengaku mendapat pengalaman berharga selama bekerja untuk Trump, tetapi tuntutan pekerjaannya membuatnya harus memilih antara tanggung jawab sebagai pejabat Gedung Putih dan perannya sebagai ibu.
“Menjadi seorang ibu dan menyambut bayi baru sambil bekerja di salah satu pekerjaan paling menuntut di dunia telah menjadi masa paling berharga sekaligus paling menantang dalam hidup saya, setidaknya begitulah,” kata Leavitt.
Ia mengatakan sejak kembali ke Gedung Putih setelah kelahiran putrinya, dirinya mulai menyadari keterbatasan waktu dan energi untuk menjalankan kedua peran tersebut secara maksimal.
“Sejujurnya, sejak kembali ke Gedung Putih setelah kelahiran putri saya, saya merasa dalam hati bahwa saya tidak bisa menjadi ibu terbaik yang pantas didapatkan oleh kedua anak saya yang masih kecil sambil terus mencurahkan waktu, energi, dan perhatian yang dibutuhkan sebagai Sekretaris Pers Gedung Putih. Dan itulah mengapa saya akhirnya membuat keputusan berat untuk meninggalkan Gedung Putih dan memulai babak baru dalam hidup saya,” lanjut dia, seperti dikutip The New York Times.
Pengganti Belum Ditentukan
Trump belum mengumumkan sosok yang akan menggantikan Leavitt. Ia juga belum memberikan kepastian mengenai waktu penunjukan sekretaris pers baru.
Kepergian Leavitt berlangsung ketika pemerintahan Trump menghadapi sejumlah tantangan politik dan memasuki periode penting menjelang pemilu paruh waktu November. Meski meninggalkan Gedung Putih, Leavitt diperkirakan tetap mendukung agenda Trump sebagai penasihat dari luar pemerintahan.
(*)
