Penembakan Brutal Pesawat Smart Air Renggut Nyawa Pilot dan Kopilot
SOROTMATA.ID – Pesawat Smart Air yang melayani rute Tanah Merah–Danawage/Koroway Batu menjadi sasaran tembakan saat mendarat di Bandara Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2).
Serangan bersenjata itu langsung menimbulkan kepanikan di area bandara dan mengakibatkan dua awak pesawat terluka parah.
Peluru yang dilepaskan mengenai tubuh pilot Capt. Egon E dan kopilot Capt. Baskoro. Beberapa jam setelah insiden, keduanya dinyatakan meninggal dunia. Kehilangan ini menjadi pukulan berat bagi dunia penerbangan perintis di Papua, yang selama ini berperan vital dalam menghubungkan daerah-daerah terpencil.
“Pada pukul 13.27 waktu Indonesia Timur, Polres Boven Digoel telah mendapat informasi adanya korban jiwa akibat penyerangan yaitu dua orang adalah pilot dan kopilot,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito.
Sebelum meninggal dunia, Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menyebut mereka sempat mengirim pesan darurat lewat perangkat GPS.
Ia mengatakan pesan dikirim sesaat usai pesawat berhasil mendarat sekitar pukul 11.05 WIB. Ketika itu, pesawat langsung mendapat tembakan dari arah hutan.
Isir menyebut seluruh penumpang pesawat beserta pilot dan kopilot langsung turun dan berusaha menyelamatkan diri dari timah panas. Sementara itu, Brigjen Faizal Ramadhani menjelaskan pilot dan kopilot yang berusaha menyusul penumpang masih terus mendapat tembakan para pelaku.
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menyebut total 13 orang penumpang termasuk 1 balita berhasil selamat dan melarikan diri ke arah hutan di samping area bandara.
“Info lapangan, semua penumpang dalam keadaan selamat: 13 penumpang termasuk satu balita,” ujarnya.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito menyebut serangan pesawat itu dari sisi samping bandara sesaat setelah mendarat.
Bersamaan dengan roda pesawat menyentuh landasan, tembakan peluru datang dari arah hutan. Situasi menjadi kacau. Pilot, co-pilot, dan penumpang berhamburan dan berusaha menyelamatkan diri.
“Pada saat mendarat mendapat penyerangan berupa penembakan ke arah pesawat dari arah hutan samping areal bandara,” kata Cahyo.
Penembakan dari KKB Kelompok Yahukimo
Satgas Operasi Damai Cartenz menyebut Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Yahukimo menjadi dalang penembakan pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu, Papua pada Rabu (11/2) kemarin.
“Pelaku KKB yang dari Yahukimo. KKB Batalyon Kanibal dan Semut Merah,” ujar Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo, Kamis (12/2).
Kendati demikian, ia masih belum mengungkap identitas pelaku penembakan. Yusuf mengatakan saat ini tim gabungan masih memburu para pelaku tersebut.
“Masih buru pera pelaku,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pendalaman awal, aparat menduga keterlibatan kelompok bersenjata yang mengatasnamakan diri sebagai KKB Yahukimo, termasuk kelompok dengan sebutan Batalion Kanibal dan Batalion Semut Merah pimpinan ELKIUS KOBAK.
(*)
