Bongkar JPO di Jalan Juanda, Dishub Samarinda Bakal Siapkan Zebra Cross sebagai Gantinya
SOROTMATA.ID – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu, mengambil langkah tegas dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas di kota.
Salah satu kebijakan terbarunya adalah pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang dinilai tak lagi efektif dan membahayakan keselamatan pejalan kaki.
Langkah awal dilakukan dengan membongkar JPO di Jalan Ir. H. Juanda, jalan nasional yang menjadi jalur utama dengan arus lalu lintas padat.
Menurut Manalu, kondisi JPO yang sudah usang tidak hanya tidak efektif, tetapi juga rawan disalahgunakan.
“Iya, dibongkar jalan Juanda itu kan jalan nasional dengan median tinggi JPO yang ada sudah lama dan tidak lagi aman bagi pejalan kaki,” ujarnya.
Untuk menggantikan fungsi JPO, Dishub akan menyediakan Zebra cross lengkap dengan rambu-rambu dan marka jalan.
Koordinasi dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan Dinas PUPR Kota Samarinda juga telah dilakukan.
“Rencana besok kami akan meninjau lokasi sekitar jam 10.00 WITA untuk menentukan titik tepat pemasangan Zebra cross,” jelasnya.
Dinas PUPR disebut telah siap mendukung pembongkaran tinggal menunggu penetapan zona dari BPTD.
Manalu menambahkan bahwa JPO tidak hanya dibongkar di Juanda, tapi juga di titik lain seperti depan Masjid Darul Naimah di Jalan Slamet Riyadi, kawasan Pasar Pagi, dan Lembuswana.
“Alasan utamanya karena tidak efektif. Bahkan yang di Juanda dulunya dianggap paling efektif tapi karena usia dan kondisi yang sudah tidak layak terpaksa dibongkar,” ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa JPO sering disalahgunakan, termasuk dijadikan tempat tinggal sementara oleh orang tak dikenal dan menjadi lokasi pembuangan sampah liar.
“Kita ingin fasilitas umum digunakan sebagaimana mestinya, bukan disalahgunakan. Zebra cross lebih terbuka dan bisa diawasi,” pungkasnya.
(*)
