Budiman Sudjatmiko Dipecat Tanpa Pemanggilan, Politisi PDIP Beberkan Alasannya
SOROTMATA.ID — Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pecat Budiman Sudjatmiko sebagai kader tanpa pemanggilan atau klarifikasi.
Terkait hal ini, Politisi PDIP, Masinton Pasaribu membeberkan alasannya.
Masinton mengatakan, mengatakan pemecatan Budiman tanpa melalui proses pemanggilan lantaran ia secara terang-terangan mendeklarasikan dirinya mendukung Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden.
“Kan kita sudah tahu sikap beliau, seperti itu. Artinya, karena itu sudah dilakukan secara terbuka, ya tidak perlu harus minta klarifikasi lagi, karena itu sudah disampaikan secara terbuka,” kata Masinton sebagaimana dilansir dari Kompas.tv pada Sabtu (26/8/2023).
Lebih lanjut ia mengatakan, jika dukungan ini masih bersifat isu, maka akan dilakukan pemanggilan terhadap Budiman untuk dimintai keterangan.
“Beda halnya kalau itu masih rumor, atau apa yang perlu diklarifikasi, ditanyakan, dikonfirmasi,” imbuhnya.
Ia pun mengungkapkan berbagai macam sanksi partai, mulai dari sanksi ringan hingga berat.
“Kalau pelanggarannya fatal ya tentu diatur itu mekanismenya, misalnya sanksi maksimum,” terangnya.
“Tapi kalau beberapa jenis pelanggaran tidak harus dengan pemecatan, ada juga yang sifatnya pembinaan, untuk mendidik kader partai,” sambung Masinton.
Diberitakan sebelumnya, Budiman Sudjatmiko mendapat sanksi pemecatan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
Surat pemecatan ditandatangani oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto pada Kamis (24/8/2023).
“Memutuskan. 1. Memberi sanksi organisasi pemecatan kepada Sdr. Budiman Sujatmiko, M.A. M.Phil. dari keanggotaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan,” tertulis dalam poin satu surat yang ditandatangani di Jakarta pada Kamis (24/8/2023).
(*)
