Soal Rumor Anies Bakal Jadi Tersangka Kasus Formula E, PKS Sebut Upaya Itu Sangat Mungkin Terjadi
SOROTMATA.ID – Juru Bicara PKS M Iqbal menanggapai soal perkembangan dugaan kasus korupsi Formula E dan yang akan menetapkan Anies Baswedan sebagai tersangka.
Isu ini sebelumnya disuarakan Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana.
Iqbal menilai pernyataan Denny itu bisa saja terjadi sebagai uapaya penjegalan.
“Denny Indrayana mantan Wamenkumham dan seorang intelektual yang berintegritas, informasi yang beliau sampaikan tidak sembarangan, PKS meyakini upaya-upaya tersebut sangat mungkin terjadi,” kata Iqbal dikonfirmasi, Jumat (23/6/2023).
Namun demikian ia berharap upaya kriminalisasi terhadap Anies tak terjadi. Menurutnya dalam kasus korupsi asas praduga tak bersalah mesti dikedepankan.
“Berharap upaya-upaya kriminalisasi terhadap Anies tidak terjadi, biarkan Anies Baswedan maju sebagai capres dan rakyat yang akan memilih. Dalam kasus-kasus korupsi kita mengedepankan praduga tak bersalah,” tutur Iqbal.
Lebih lanjut ia mengatakan dengan mentersangkaakan Anies jelang pilpres berpotensi akan menimbulkan kegaduhan secara nasional.
“Namun, mentersangkakan Anies di saat menjelang pemilu adalah sebuah upaya yang tidak fair dan bisa menimbulkan kegaduhan secara nasional,” sambungnya.
Menurutnya tak elok jika kasus hukum dipolitisasi menjelang pemilu. Iqbal meminta setiap pihak tenang sehingga Pemilu 2024 dapat berjalan dengan lancar.
“Politisasi kasus hukum menjelang pemilu adalah upaya yang tidak elok bagi demokrasi. PKS berharap pemilu 2024 berjalan dengan lancar tanpa ada halangan bagi kandidat. PKS berharap masyarakat dan pendukung Anies tetap tenang dan tidak reaktif, KPK sebaiknya segera mengklarifikasi bila itu tidak benar,” ucapnya.
Sebelumnya, Denny Indrayana menyebar rumor KPK segera mengumumkan perkembangan dugaan kasus korupsi Formula E dan Anies Baswedan segera ditetapkan sebagai tersangka.
Denny mengatakan informasi penetapan tersangka kepada Anies telah beredar di banyak kalangan. Dia menyebut status hukum itu sebagai upaya menjegal Anies dalam Pilpres 2024.
“Kabar itu sudah menjadi informasi yang beredar di banyak kesempatan. Bukan hanya saya, banyak yang sudah menyatakannya. Feri Amsari, Zainal Arifin Mochtar, misalnya, dalam beberapa podcast sudah menyatakan, pentersangkaan adalah salah satu skenario pamungkas Istana untuk menjegal Anies Baswedan menjadi kontestan dalam Pilpres 2024,” kata Denny dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Rabu (21/6/2023).
(*)
