Pilkada 2024 Semakin Dekat, Edi Damansyah Intensifkan Kampanye di Kutai Kartanegara
SOROTMATA.ID – Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 yang dijadwalkan pada 27 November 2024, Edi Damansyah, calon bupati petahana Kabupaten Kutai Kartanegara, semakin gencar melakukan kampanye.
Ia turun langsung ke lapangan untuk mendengarkan aspirasi masyarakat dan membangun koneksi yang lebih dekat dengan pemilih.
Edi menegaskan pentingnya komunikasi langsung dengan warga untuk memahami kebutuhan dan harapan mereka. Dalam setiap kunjungan, ia berusaha menjelaskan program-program yang telah dilaksanakan dan rencananya untuk masa depan daerah.
Dengan mendengarkan keluhan dan masukan masyarakat, Edi berkomitmen untuk menjawab tantangan yang dihadapi oleh Kabupaten Kutai Kartanegara.
Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat dukungan dari berbagai lapisan masyarakat menjelang hari pemungutan suara. Edi Damansyah bertekad untuk melanjutkan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warganya, seiring dengan upaya memperkuat posisi politiknya dalam Pilkada 2024.
Dalam kampanye terbarunya, Edi Damansyah mengunjungi empat kelurahan di Kecamatan Sanga-sanga pada Selasa (1/10/2024).
Dalam pertemuan tersebut, Edi mengumumkan bahwa elektabilitasnya mencapai 62 persen, menandakan dukungan yang solid dari masyarakat.
Edi turun langsung mendengarkan aspirasi masyarakat sebagai bagian dari strategi kampanyenya. Tak hanya mendengarkan aspirasi warga, ia juga menyampaikan visi untuk masa depan Kabupaten Kutai Kartanegara
Dalam suasana penuh optimisme, Edi berharap dukungan yang kuat dari masyarakat untuk melanjutkan program-program pembangunan yang telah dilaksanakan selama masa jabatannya.
“Ini data survei dari beberapa lembaga. Kami fokus pada relawan dan pendukung. Silaturahmi ini penting untuk penguatan dan penyatuan kekuatan,” ujar Edi setelah berkampanye di Kelurahan Sangasanga Dalam, Selasa (1/10/2024).
Politisi dari PDIP ini bertekad memaksimalkan kesempatan di masa kampanye untuk menyampaikan visi dan misi kepada masyarakat.
Selain itu, Edi juga menekankan pentingnya pendidikan politik bagi warga.
“Pilkada adalah agenda politik rutin. Jangan sampai memecah belah. Kami ingin menghadirkan politik yang riang gembira dan bermartabat, tanpa menjatuhkan pihak lain. Ini bagian dari pendidikan politik yang kami bawa,” tegas Edi.
Dia mengingatkan pendukungnya untuk menjunjung tinggi nilai-nilai politik yang bermartabat. Hal ini lantaran paslon lain berusaha keras untuk menang.
“Politik bukan hanya soal rupiah. Ini adalah kesadaran politik yang perlu terus diproses sebagai bagian dari pendidikan politik,” tutupnya.
(*)
